Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu… Ratusan Anggota Polda Kalsel Naik Pangkat, Irjen Rikwanto Beri Wanti-wanti

Usai Jalani Perawatan, Puluhan Pasien Keracunan Massal di Alalak Batola Dipulangkan

- Apahabar.com     Minggu, 27 Februari 2022 - 13:23 WITA

Usai Jalani Perawatan, Puluhan Pasien Keracunan Massal di Alalak Batola Dipulangkan

Para korban keracunan soto di Alalak, Batola menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit Banjarmasin. apahabar.com/Riyad

apahabar.com, MARABAHAN – Beberapa jam dirawat di sejumlah rumah sakit di Banjarmasin, puluhan pasien korban keracunan massal di Kecamatan Alalak, Barito Kuala, akhirnya diperbolehkan pulang.

Diketahui mereka merupakan undangan peringatan Isra Mikraj di salah satu rumah warga Pulau Sewangi, Sabtu (27/2) sore.

Mereka mengalami pusing dan muntah beberapa jam berselang. Kebanyakan warga yang mengalami gejala ini adalah anak-anak dan perempuan.

Selanjutnya sejak pukul 21.00 hingga menjelang dini hari, mereka dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan.

Sekitar beberapa jam dirawat dan dinyatakan sudah stabil, puluhan warga diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, Minggu (27/2) pagi.

“Berdasarkan pendataan di lapangan, total korban keracunan berjumlah 97 orang. Mereka dirawat di RS Setara, serta RS Islam, TPT, Ulin, Ansyari Saleh dan Suaka Insan Banjarmasin,” jelas Muhammad Sya’rawi, Camat Alalak.

Mereka yang dirawat di RS Setara berjumlah 2 orang, RT TPT sebanyak 7 orang, RS Islam 25 orang, RSUD Ulin 25 orang, RSUD Ansyari Saleh 33 orang, RS Suaka Insan 1 orang, serta 4 orang di rumah pemilik hajatan.

“Sekarang dari 97 orang tersebut, mayoritas sudah diperbolehkan pulang. Namun masih tersisa 3 warga yang masih mendapatkan perawatan,” beber Sya’rawi.

Tercatat 1 pasien tersisa dirawat di RSUD Setara atas nama Ahmad Sakip Hazmi. Bayi berusia 11 bulan ini berasal dari Desa Berangas Timur.

Kemudian 2 pasien lain menjalani rawat inap di RSUD Ansyari Saleh, yakni M Sirajudin (9) dan Ahmad Nursafi’i (3), keduanya warga Desa Pulau Alalak.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Sempat Bikin Bingung, E-Ticket Feri Batulicin-Tanjung Serdang Mulai Lancar
Pasar Tabalong

Hot Borneo

Harapkan Harga Stabil, Pedagang Pasar Tanjung: Kalau Naik Masyarakat Enggan Berbelanja
Video asusila Banjarmasin

Hot Borneo

Asusila Guru-Murid di Sekolah Banjarmasin Terekam CCTV, Cek Faktanya
Demo DPRD Kalsel

Hot Borneo

Ratusan Mahasiswa Geruduk Rumah Banjar, Tolak Presiden Tiga Periode
Mardani H Maming

Hot Borneo

Wakasekjend Bidang Hukum PBNU : Plot Kriminalisasi Terhadap Mardani H Maming Gagal
Imunisasi Anak

Hot Borneo

Pentingnya Imunisasi Anak Bagi Mamah Muda di Kalimantan Selatan

Hot Borneo

Di Kalsel, Menag Yaqut Bicara Rencana Hadirkan Syeikh Al-Azhar dan Paus Fransiskus
PT Air Minum Bandarmasih

Hot Borneo

Sah! PDAM Ganti Nama PT Air Minum Bandarmasih, RUPS Perdana Segera Terlaksana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com