Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat Buntut Tahanan Tewas, Anggota Polresta Banjarmasin Diperiksa! Siap-Siap! Beli Migor Curah di Banjarmasin Pakai PeduliLindungi Kuras Sumur, Semburan Gas yang Muncul di Manggar Balikpapan

Akhirnya! Polisi Tetapkan Pendeta Saifuddin Ibrahim Sebagai Tersangka

Bareskrim Polri akhirnya menetapkan Pendeta Saifuddin Ibrahim sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama.
- Apahabar.com     Rabu, 30 Maret 2022 - 11:29 WITA

Akhirnya! Polisi Tetapkan Pendeta Saifuddin Ibrahim Sebagai Tersangka

Pendeta Saifuddin Ibrahim. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Bareskrim Polri akhirnya menetapkan Pendeta Saifuddin Ibrahim sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama.

“Saat ini yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo dinukil detikcom, Rabu (30/3).

Dedi menyebut Saifuddin sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin (28/3) lalu.

Ia belum memaparkan secara detail di mana lokasi Saifuddin saat ini.

Ia juga belum menjelaskan pasal yang disangkakan terhadap Saifuddin.

“(Sudah tersangka) sejak dua hari lalu kalau nggak salah,” kata Dedi.

Sebelumnya, Pendeta Saifuddin Ibrahim dilaporkan ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri atas dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian terkait SARA.

Bareskrim telah meningkatkan status perkara dugaan penistaan agama ini ke penyidikan.

“Informasi dari Dittipidsiber, kasus sudah naik ke penyidikan terkait kasus Saudara SI (Saifuddin Ibrahim),” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Dedi menjelaskan Bareskrim masih terus berkoordinasi dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) terkait keberadaan Pendeta Saifuddin Ibrahim di Amerika Serikat (AS). Dia menekankan penyidik masih terus bekerja.

Laporan atas Pendeta Saifuddin teregister dalam laporan polisi (LP) bernomor LP/B/0133/III/2022/SPKT Bareskrim Polri. LP dibuat pada 18 Maret 2022 dengan pelapor berinisial RVR.

“Dengan persangkaan Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 156 KUHP dan/atau Pasal 156a KUHP dan/atau Pasal 14 ayat (1), ayat (2) dan/atau Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana,” tuturnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Wartawan

News

Sah! Pengurus PWI HSS 2022-2025 Dilantik
Bandara SAMS Balikpapan

News

Bandara Balikpapan Hapus Syarat Antigen & PCR, Penumpang Belum Tahu
hujan ikan

News

Fenomena Hujan Ikan di Honduras, Begini Penjelasan Ilmiahnya
ASN Pemkot Banjarmasin

News

Dimulai! Lelang Terbuka 14 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkot Banjarmasin
Ketum PBNU, Gus Yahya memimpin doa di wilayah yang menjadi calon gedung baru PBNU di Penajam, Kalimantan Timur. Foto-PBNU.

News

Ketum PBNU Ajak Semua Pihak Lebih Luwes Hadapi Persoalan Bangsa
Hipmi

News

Suksesi Ketua Umum BPP Hipmi, Rois Sunandar Maming Berpeluang
Vaksinasi banjarmasin

News

Jadi Syarat Mudik, Warga di Banjarmasin Berbondong-bondong Vaksin
Kapuas

News

Duh, Tanaman Padi di Kapuas Diserang Hama Tungro
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com