Pantas GR86 Jadi Primadona di GIIAS 2022, Berapa Harganya? Akhirnya, Truk Pertamina yang Terbalik di Martapura Berhasil Dievakuasi Maksimalkan Potensi EBT, CPI: Pengembangan EBT Jangan Asal-asalan! Dilantik Jadi Sekda, Yani Tambah Daftar Kosong Kepala Dinas Pemkab HST Heboh Siswa Banjarmasin Diduga Tertular Covid-19, Disdik Turun Tangan
agustus

Beli Minyak Goreng Warga ‘Serbu’ Kantor Bulog Kapuas

Kantor Bolog Kabupaten Kapuas, Kalteng, 'diserbu' warga, Jumat (11/3). Kedatangan mereka untuk membeli minyak goreng (migor) yang dijual di..
- Apahabar.com     Jumat, 11 Maret 2022 - 19:32 WITA

Beli Minyak Goreng Warga ‘Serbu’ Kantor Bulog Kapuas

Kantor Bolog Kabupaten Kapuas, Kalteng, 'diserbu' warga, Jumat (11/3). Kedatangan mereka untuk membeli minyak goreng (migor) yang dijual di kantor tersebut. Foto-apahabar.com/Irfansyah

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Kantor Bolog Kabupaten Kapuas, Kalteng, ‘diserbu’ warga, Jumat (11/3). Kedatangan mereka untuk membeli minyak goreng (migor) yang dijual di kantor tersebut.

Titi Sundari mengaku rela mengantre untuk membeli minyak goreng yang dijual di Kantor Bulog Kapuas yang berlokasi di Jalan Maluku Kuala Kapuas.

Harga migor yang dijual di kantor tersebut untuk ukuran 2 liter merek tropical Rp 28 ribu. Menurut Titi Sundari harga tersebut cukup murah dibanding harga migor yang dijual di pasar saat ini.

“Itu pun di pasar kalau minyak goreng merek ini [tropical] sekarang susah carinya. Saya tahunya kalau di Bulog ada jual minyak goreng ini dari facebook,” ujarnya.

Sedangkan dua orang guru di Kapuas, bernama Bintang dan Nuriyah mengaku sudah berkeliling mencari minyak goreng di beberapa minimarket, namun tidak dapat karena kosong.

“Kami sudah keliling cari minyak goreng baik di Indomaret maupun Alfamart, tapi barangnya kosong. Karena baru satu jam dijual sudah habis dibeli masyarakat,” kata Nuriyah.

Sementara itu Kepala Bolog Kapuas, Agung Setia Budi, mengatakan penjualan migor yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari kegiatan komersial bulog.

“Jadi, kami juga menyediakan komodoti minyak goreng yang selama ini juga sangat diperlukan masyarakat,” katanya.

Agung bilang minyak goreng yang jual pihaknya tersebut mengguanakan acuan harga eceran tertinggi (HET) sesuai Permendag Nomor 6 Tahun 2022.

“Tingginya animo masyarakat ini terhadap minyak goreng di antaranya karena kurangnya pasokan di tingkat pedagang di pasar, sehingga perlu ditambah pasokannya,” ujarnya.

“Mungkin minyak goreng ada di pasaran, namun harganya yang masih belum bisa menyesuaikan dengan harga HET sehingga saat kami melakukan penjualan dengan harga HET animo masyarakat sangat tinggi,” pungkas Agung.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Sempat Diguyur Hujan, Ribuan Jemaah di Tanbu Salat Id di Masjid Agung Al Falah
Sabu IRT Kapuas

Hot Borneo

Tersandung Sabu, Seorang Ibu Rumah Tangga di Kapuas Ditangkap
pilkades HSS

Hot Borneo

Pendaftaran Pilkades Kabupaten HSS Diperpanjang di 8 Desa
Anang Rosadi

Hot Borneo

Jejak Kontroversial Kontraktor Megaproyek Miliaran Sekumpul
Dispar

Hot Borneo

Dikunjungi 3 Juta Wisatawan, Dispar Kalsel Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Hot Borneo

Laka Maut Kandangan HSS, Pemotor Remuk Terlindas Mobil
pembantu aneh balikpapan

Hot Borneo

Pembantu Aneh Balikpapan, Curi Pakai Celana Dalam Suami Majikan

Hot Borneo

MTQ Nasional ke-XXIX 2022, Kalsel Bakal Pamer Wisata Religi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com