Geger! Jasad Pria Mengapung di A Yani Km 11 Kertak Hanyar Sempat Padam, Sistem Kelistrikan Kalselteng Kembali Pulih Tampil Perdana, Munthe FC Kotabaru Puas Jadi Runner-Up Belum Sejam, Polres HSS Ciduk 3 Terduga Pengedar Sabu Sebagian Kalsel Alami Pemadaman Aliran Listrik, Ternyata Ini Penyebabnya

Breaking News! Diduga Korupsi, Eks Kadis LH Resmi Ditahan Kejari Kotabaru

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru resmi menahan AH, eks Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup (LH). AH ditahan jaksa lantaran diduga korupsi.
- Apahabar.com     Jumat, 4 Maret 2022 - 15:21 WITA

Breaking News! Diduga Korupsi, Eks Kadis LH Resmi Ditahan Kejari Kotabaru

Eks Kepala Dinas LH Kotabaru resmi ditahan atas dugaan kasus korupsi. Foto-apahabar/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru resmi menahan AH, eks Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup (LH).

AH ditahan lantaran diduga terlibat kasus rasuah alias tindak pidana korupsi.

Kajari Kotabaru, Andi Irfan Syafruddin membenarkan perihal penahanan tersebut.

Penahanan AH dilakukan setelah melalui berbagai proses, tahapan sampai ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya, Kasi Intel Kejari Kotabaru, Muhammad Riduan tidak menampik ihwal penahanan AH.

“Iya, benar. Untuk jumpa pers siang ini, habis salat Jumat,” kata Riduan kepada apahabar.com, Jumat (4/3) siang.

Sebagaimana diketahui, penyelidik Kejaksaan menggeledah kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru, Rabu (23/2) lalu.

Penggeledahan dilakukan hingga ke sejumlah ruangan pejabat DLH. Mereka didampingi aparat kepolisian bersenjata lengkap.

Penggeledahan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran di lingkup DLH Kotabaru.

Kajari Kotabaru, Andi Irfan Syafruddin melalui Kasi Intel, Ahmad Riduan mengungkapkan, penggeledahan bertujuan mencari alat bukti dugaan penyalahgunaan anggaran DLH tahun 2020-2021.

Anggaran itu diketahui berupa penyedia jasa, biaya pemeliharaan pajak perizinan dari kendaraan operasional DLH Kotabaru.

Dari penggeledahan, penyidik berhasil mengamankan sejumlah dokumen terkait dugaan korupsi.

“Jadi, penggunaan anggarannya itu diduga tidak sesuai atau fiktif,” jelas Riduan.

Mereka telah meminta keterangan dari berbagai pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak dalam pengelolaan anggaran.

“Sejauh ini kami telah memintai keterangan kepada pihak terkait,” bebernya.

Setelah menemukan adanya perbuatan melanggar hukum, pihaknya meningkatkan pemeriksaan dari penyelidikan ke penyidikan.

“Berdasarkan hasil ekspos, diterbitkan surat perintah penyidikan oleh Kejaksaan. Selanjutnya akan mengumpulkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan pada Pasal 184,” tegasnya.

Kemudian berdasarkan keterangan saksi ahli dan dokumen, tambah dia, maka ditemukan potensi kerugian negara dalam pengelolaan kendaraan operasional dinas lapangan DLH Kotabaru.

“Untuk anggaran tahun 2020 dan tahun 2021 mencapai angka Rp 4 miliar. Untuk sementara ini, kami masih penyidikan. Mohon doanya. Informasi berkenaan, kerugian negara dan tersangka akan disampaikan berikutnya,” tandasnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Barito Putera

Hot Borneo

Jelang Liga 1 Barito Putera Ziarah ke Kubah Guru Zuhdi, Ini Kesan Rizky Pora
Kotabaru

Hot Borneo

Histeris! Menteri Sandi Diserbu Emak-Emak Kotabaru

Hot Borneo

Tabrak Truk Mogok di Anjir Muara Batola, Warga Saka Permai Banjarmasin Meregang Nyawa
jalan provinsi kalsel

Hot Borneo

Jalan Provinsi di Kalahang Tabalong Rusak, Dinas PUPR Segera Lakukan Perbaikan

Hot Borneo

Selama Arus Mudik, Dua Pencopet Terciduk di Pelabuhan Semayang Balikpapan
Kebakran Masjid Nurul Yakin Salikung

Hot Borneo

Kebakaran di Salikung Tabalong, Masjid Nurul Yakin Ludes
Jembatan Paringin

Hot Borneo

Jembatan Paringin Selesai, Kendaraan Roda Empat Belum Boleh Melintas
Judi adat

Hot Borneo

Fakta Baru Duel Maut di Arena Judi Datarlaga HST
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com