Padang Ilalang Disulap Jadi Wisata Bunga di Batu Benawa HST Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres

Bupati HSU Nonaktif Segera Dijebloskan ke Lapas Teluk Dalam

Wahid yang selama ini menjadi tahanan KPK, sesuai rencana bakal dihadirkan langsung di persidangan.
- Apahabar.com     Kamis, 24 Maret 2022 - 19:47 WITA

Bupati HSU Nonaktif Segera Dijebloskan ke Lapas Teluk Dalam

Wahid berbicara dengan seorang nenek yang setia menghadiri sidang. apahabar.com/Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi Abdul Wahid rampung. Dalam waktu dekat, KPK bakal melimpahkan bupati Hulu Sungai utara (HSU) nonaktif tersebut ke Pengadilan Negeri Tipikor Banjarmasin.

“Minggu depan berkasnya kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk disidangkan,” kata Jaksa Penuntut Umum KPK Titto Jaelani, Kamis (24/3) dilansir Antara.

Seiring pelimpahan berkas perkara, otomatis Wahid bakal menjadi tahanan majelis hakim. Ia bakal dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Teluk Dalam, Banjarmasin.

Pemindahan Wahid yang selama ini ditahan di markas KPK, Kuningan, Jakarta, guna memudahkan proses persidangan. Serupa tersangka lainnya, Wahid bakal dihadirkan langsung di pengadilan secara tatap muka.

Ssstt Uang Haram Eks Bupati HSU Mengalir ke Pusat!

“Seperti terhadap tiga orang lainnya dalam perkara yang sama, yang bersangkutan juga bakal duduk di depan majelis hakim untuk menghadapi proses peradilan,” jelasnya.

Diketahui bupati dua periode tersebut menjadi tersangka dugaan perkara suap, gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang yang diungkap KPK melalui serangkaian operasi tangkap tangan (OTT) pada 2021 lalu.

Kala itu, tim KPK menangkap Plt Kepala Dinas PUPRP HSU Maliki dan dua kontraktor Marhaini dan Fachriadi saat bertransaksi suap proyek irigasi di Kabupaten HSU.

Marhaini dan Fachriadi sudah divonis penjara 1 tahun 9 bulan serta denda Rp50 juta oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Banjarmasin. Sementara Maliki tinggal menunggu sidang tuntutan JPU pada Rabu (30/3) pekan depan.

BREAKING! Maliki Ajukan Justice Collabolator ke KPK

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjir HST

News

Banjir Rendam Puluhan Rumah di Labuan Amas HST
Al Azhar

News

Bangga! Anak Kaum Masjid Kotabaru Kuliah di Universitas Al Azhar Kairo Mesir
Jkw BPKP

News

Atensi Jokowi ke BPKP: Kawal Tuntas Belanja APBN & APBD untuk Produk Lokal
BUMN

News

BUMN Dukung Penuh Transformasi Bisnis di Era Digital

News

Klaim Mendag: Minyak Goreng Curah Seharga Rp14 Ribu dalam Dua Minggu
apahabar.com

News

Tarif Listrik PLN Nonsubsidi Bakal Naik, PLN: Sejak 2017 Belum Pernah Penyesuaian
tahanan tewas

News

Tahanan Tewas di Sel Polres Muna, Keluarga: Leher Ada Bekas Lebam
pln

News

Ciptakan Kemandirian Ekonomi, YBM PLN Targetkan 96 Kelompok Usaha Cahaya Terbentuk Tahun Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com