Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat Buntut Tahanan Tewas, Anggota Polresta Banjarmasin Diperiksa! Siap-Siap! Beli Migor Curah di Banjarmasin Pakai PeduliLindungi Kuras Sumur, Semburan Gas yang Muncul di Manggar Balikpapan

Cabuli Santriwati hingga Hamil, Pimpinan Ponpes di Kukar Diringkus di Bojonegoro

Polisi berhasil meringkus AA (48), pimpinan salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Ia diamankan di Bojonegoro, Jawa Timur.
- Apahabar.com     Minggu, 27 Maret 2022 - 17:26 WITA

Cabuli Santriwati hingga Hamil, Pimpinan Ponpes di Kukar Diringkus di Bojonegoro

Polisi berhasil meringkus pimpinan salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Ia diamankan di Bojonegoro, Jawa Timur. Foto-Ist

apahabar.com, KUKAR – Polisi berhasil meringkus AA (48), pimpinan salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Ia diamankan di Bojonegoro, Jawa Timur.

Pelaku melarikan diri ke Bojonegoro saat dipanggil oleh Penyidik. Ia mendatangi keluarganya yang lagi berduka. Dua kali mangkir dari pemanggilan, AA pun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan ditetapkan sebagai tersangka.

Polres Kukar bekerjasama dengan Polres Bojonegoro untuk mencari pelaku. Selama kurang lebih seminggu penyelidikan, pelaku berhasil diringkus saat bersembunyi di rumah warga.

“Tersangka ditangkap di perbatasan Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Saat itu AA bersembunyi di rumah warga,” kata Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Dedik Santoso.

Diketahui pelaku melakukan pencabulan terhadap santriwatinya yang masih dibawah umur. Korban disetubuhi dengan iming-iming akan dijadikan pimpinan ponpes miliknya di Kukar. Korban juga diberi uang sebanyak Rp500 ribu sampai Rp700 ribu untuk kebutuhan sehari-hari.

Pelaku merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS). Pelaku menyetubuhi korban berkali-kali di salah satu kamar ponpes. Korban terakhir kali disetubuhi pada tanggal 25 Desember 2021.

“Korban juga dinikahi siri tanpa sepengetahuan orang tuanya. Kemudian melakukan hubungan layaknya suami istri,” pungkasnya.

Kanit PPA Polres Kukar, Ipda Irma Ikawati, mengatakan hasil penyelidikan belum ada korban lainnya. Sementara itu kondisi korban tengah berbadan dua alias hamil usia 4 bulan.

“Saat ini tersangkanya sudah kami tahan,” tambahnya.

Pelaku pun dijerat Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat 2 dan 3 UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemindahan Ibu Kota Kalsel

Hot Borneo

Sidang Perdana Sengketa Pemindahan Ibu Kota Kalsel, Panel Hakim Konstitusi Beri 3 Catatan
Bule

Hot Borneo

VIRAL! Asmara Bule Prancis-Wanita Dayak Kalteng: Hidup di Hutan, Makan dari Kebun
Rabithah Alawiyah Banjarmasin

Hot Borneo

Sengkarut Masalah Nasab di Banjarmasin; Rabithah Alawiyah Datangi Haul Akbar Habib Abdurrahman Alkaf, Cari Orang yang Mengklaim Sebagai Habib
libur lebaran

Hot Borneo

Pasca-Libur Lebaran, Gerai Vaksinasi Polres Tabalong Dibuka Kembali
Pemkot Banjarmasin

Hot Borneo

Banjir Mengancam, Jembatan-Jembatan Bertanda Silang di Banjarmasin Mau Diapakan?

Hot Borneo

Usai Dirazia Satpol PP, Rumah Makan Non Halal di Veteran Banjarmasin Dilaporkan Cemari Lingkungan
Kotabaru

Hot Borneo

DEAR Pengusaha Kotabaru…Dewan Minta THR Buruh Tak Dicicil!

Hot Borneo

Geger! Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Pitap Balangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com