Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Dear Warga Kalsel! E-TLE Polda di Banjarmasin Resmi Berfungsi

Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) alias tilang elektronik yang dikelola Polda Kalsel akhirnya diresmikan.
- Apahabar.com     Sabtu, 26 Maret 2022 - 17:02 WITA

Dear Warga Kalsel! E-TLE Polda di Banjarmasin Resmi Berfungsi

Masyarakat di Banua mesti disiplin saat berkendara. Jangan sampai tertangkap kamera canggih E-TLE yang berujung pada penindakan tilang. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) alias tilang elektronik yang dikelola Polda Kalsel akhirnya diresmikan.

Peresmian dilakukan secara daring oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Launching E-TLE Presisi tahap II, berbarengan dengan 13 Polda lainnya di Indonesia.

“Alhamdulillah E-TLE sudah diresmikan. Ini untuk tercipta budaya berlalu lintas yang baik,” ujar Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto usai acara Launching di Mapolda Kalsel, Sabtu (26/3).

Diketahui, Polda Kalsel telah mengefektifkan tilang elektronik untuk pelanggaran pengendara bermotor ini terhitung sejak 1 Maret 2022 lalu.

Ada tiga kamera E-TLE yang terpasang. Sementara lokasinya ada di Banjarmasin. Dua di Jalan Ahmad Yani kilometer 6, dan satu di perempatan Jalan Pangeran Samudera.

“Di Kalsel baru ada tiga titik. Jadi baru itu, nanti kedepan, kerjasama dengan pemerintah daerah tentunya. Kita nantikan tambah spot-spotnya,” kata jenderal polisi bintang dua itu.

Dijelaskannya, tilang elektronik ini dilakukan tak lain guna meningkatkan ketertiban pengendara motor yang berujung pada terhindarnya kejadian kecelakaan.

Selain itu, juga berfungsi untuk memudahkan masyarakat yang telah dinyatakan melakukan penggeledahan dalam berurusan.

“Ini untuk memudahkan masyarakat, kalau dulu kena tilang harus ke pengadilan sidang. Kadang ditunda karena ada kendala. Kalau sekarang langsung,” bebernya.

Dengan dilaksanakannya Launching tahap II ini maka ada 26 Polda di Indonesia yang telah resmi menerapkan pemberlakuan E-TLE.

Dimana pada tahap pertama sebelum sudah ada 12 Polda yang lebih dulu melaksanakannya. Dengan total kamera yang terpasang sebanyak 285 unit.

Meminjam data dari Ditlantas Polda Kalsel, hingga 25 Maret lalu ada sekitar 45 ribu lebih kendaraan yang terindikasi melakukan pelanggaran.

Puluhan ribu pelanggaran itu tertangkap dari tiga kamera yang dipasang di Banjarmasin. Kendati demikian, rupanya tak semua indikasi pelanggaran terkonfirmasi.

Dari jumlah indikasi pelanggaran tersebut hanya ada 200 lebih pelanggaran yang dinyatakan telah terkonfirmasi.

“Tidak semua yang disorot kamera, dikirimi surat harus kena denda. Kalau memang ada komplen boleh,” kata Irjen Rikwanto.

Irjen Rikwanto berharap, penerapan E-TLE di Kalsel ini bisa diketahui masyarakat. Dan tak kalah penting masyarakat dapat mentaati peraturan lalu lintas guna Keselamatan dalam berkendara.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kolong Jembatan Antasari

Hot Borneo

Gubuk Liar Kolong Antasari Dibongkar Satpol PP Banjarmasin, Ada Bayi 9 Bulan

Hot Borneo

Sikapi Peringatan Dini BMKG, Wisatawan Diimbau Jauhi Kawasan Pesisir Kalsel
Harga Gas Elpji

Hot Borneo

Harga Gas Elpiji Naik, Daya Beli Warga Tabalong Turun
Jembatan

Hot Borneo

Jembatan HKSN Senilai Rp 64 Miliar Diresmikan Besok, Ini Penjelasan Wali Kota Banjarmasin

Hot Borneo

Mengenang Pertempuran Hambawang Pulasan, Kisah Heroik Pejuang Kalsel di Bulan Puasa
Balai Jalan Kalsel

Hot Borneo

Untuk Sementara, Hanya Roda Dua Boleh Melintas di Jembatan Paringin
Kebakaran Kuin Selatan banjarmasin

Hot Borneo

Jelang Jumatan, Api Hanguskan Rumah Tingkat Dua di Kuin Selatan Banjarmasin
Kotabaru

Hot Borneo

Pelaku Pesta Sabu-Curi Sawit Kotabaru Diduga Eks Kades yang Buron di Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com