Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif Kebakaran di Tabalong, Satu Ruko dan Rumah Hangus Dilalap Api

Dihantam Ombak, Speedboat Puskesmas Tabunganen Batola Karam di Sungai Barito

- Apahabar.com     Sabtu, 26 Maret 2022 - 22:04 WITA

Dihantam Ombak, Speedboat Puskesmas Tabunganen Batola Karam di Sungai Barito

Speedboat operasional Puskesmas Tabunganen tenggelam di dekat dermaga kontainer Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Sabtu (26/3) sore. Foto: Trip Advisor

apahabar.com, MARABAHAN – Speedboat operasional Puskesmas Tabunganen, Barito Kuala, karam di Sungai Barito, Sabtu (26/3) sekitar pukul 16.00 Wita. Beruntung kejadian ini tak memakan korban jiwa.

Peristiwa tersebut terjadi tidak jauh dari dermaga kontainer Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Speedboat berpenumpang 7 perawat ditambah seorang sopir itu, bertolak dari Tabunganen menuju Pelabuhan Yapahut Banjarmasin.

Ketika mendekati tempat kejadian, speedboat berpapasan dengan sebuah tug boat penarik tongkang batu bara.

Tidak dinyana ombak tersebut berpengaruh besar terhadap speedboat. Ditambah lubang di bagian belakang, speedboat tiba-tiba pecah dan berangsur tenggelam.

Kepanikan pun melanda semua penumpang. Terlebih seorang perawat yang menumpang, diketahui tidak bisa berenang.

Beruntung pelampung yang tersedia memadai, sehingga semua penumpang kebagian. Tak lama setelah terapung-apung di sungai, mereka ditolong awak kapal yang melintas.

“Sebenarnya gelombang yang menghantam tidak terlu besar. Namun ada bocor di bagian belakang, ditambah jam terbang speedboat yang tinggi,” papar Abdul Rahim, Kepala Puskesmas Tabunganen.

“Alhamdulillah pelampung yang tersedia banyak. Padahal dalam speedboat, seorang perawat tidak bisa berenang,” imbuhnya.

Sebelum kejadian tersebut, mereka melakukan vaksinasi Covid-19 di Desa Karya Baru dan Tabunganen Pemurus. Diketahui kedua desa ini lebih mudah dicapai menggunakan transportasi air.

“Kalau saya dan bersama beberapa anggota rombongan lain menggunakan kelotok. Kebetulan jumlah yang divaksin banyak, petugas turun semua,” papar Abdul Rahim.

Akibat musibah itu, Puskesmas Tabunganen pun kehilangan alat transportasi andalan. Meski tersedia mobil ambulans, mobilisasi pasien untuk keperluan rujukan ke Banjarmasin lebih cepat menggunakan speedboat.

“Harus diakui musibah ini akan banyak menghambat pelayanan kami, termasuk untuk mengejar capaian vaksinasi. Sampai sekarang capaian dosis kedua di Tabunganen masih di bawah 40 persen,” papar Rahim.

Padahal andai speedboat tidak tenggelam, mereka sudah berencana melakukan vaksinasi lagi ke berbagai kawasan yang sulit dijangkau transportasi darat, Minggu (26/3).

“Tampaknya program vaksinasi kami sedikit tersendat. Pun setelah kejadian itu, perawat yang menjadi korban masih trauma,” tandas Rahim.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Giliran Kompolnas Pelototi Tewasnya Tahanan Banjarmasin: “Sudah Saatnya Penyidik Dibekali Kamera Badan”

Hot Borneo

Pemerkosa Mahasiswi ULM Terancam Bayar Rp5 Juta per Hari

Hot Borneo

Komunitas Pemuda Peduli Lingkungan Kalsel Resmi Deklarasi di Banjarbaru

Hot Borneo

Geger Warga Tatakan Tapin Temukan Mayat Tanpa Identitas
Cuaca Kalsel

Hot Borneo

Waspada, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Ancam Kalsel

Hot Borneo

Adopsi Konsep Venesia di Banjarmasin, Pakar Konstruksi: Jangan Terlalu Muluk

Hot Borneo

Terungkap, Motif Polisi Gadungan di Balikpapan Nekat Masuk Polda Kaltim & Tipu Rekan Sendiri

Hot Borneo

Diguyur Hujan Berhari-hari, Proyek Perbaikan Jalan Gubernur Syarkawi Berpacu dengan Cuaca
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com