Kronologis Laka Maut di Kandangan Hingga Pemotor Tewas Terlindas Truk Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif

Erick Thohir: Tak Lagi Disubsidi, Harga Pertamax Naik 1 April

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax naik 1 April 2022
- Apahabar.com     Rabu, 30 Maret 2022 - 22:40 WITA

Erick Thohir: Tak Lagi Disubsidi, Harga Pertamax Naik 1 April

Harga Pertamax naik per 1 April 2022. Foto-Detik.com

apahabar.com, JAKARTA Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax naik 1 April 2022. Hal ini seiring dengan kenaikan harga minyak mentah dunia yang tembus lebih dari US$100 per barel.

“Pemerintah sudah putuskan, pertalite jadi subsidi, pertamax tidak. Jadi kalau pertamax naik mohon maaf. Pertalite subsidi. Nanti 1 April (kenaikan harga pertamax),” ungkap Erick dalam Kuliah Umum: Milenial dan Digital Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Rabu (30/3).

Sebelumnya, Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Commercial and Trading Pertamina Irto Ginting mengatakan pihaknya masih mengkaji untuk menaikkan harga pertamax.

“Belum (akan menaikkan pada 1 April). Masih dikaji,” ucap Irto, kutip CNNIndonesia.com.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan harga keekonomian pertamax Rp14.500 per liter. Namun, Pertamina hanya menjual pertamax sebesar Rp9.500 per liter sekarang.

“Bisa dikatakan posisinya, Pertamina subsidi pertamax. Ini jelas artinya Pertamina subsidi mobil mewah yang pakai pertamax, karenanya perlu dihitung ulang,” ucap Arya.

Menurut Arya, harga BBM jenis pertamax di Asia Tenggara dibanderol Rp14 ribu-Rp15 ribu per liter. Sementara, harga pertamax khusus di Malaysia lebih murah karena pemerintah memberikan subsidi dengan mekanisme tertentu.

Kementerian ESDM sendiri membuka peluang untuk menetapkan batas atas harga BBM jenis pertamax sebesar Rp16 ribu per liter. Hal ini karena harga minyak mentah dunia masih tinggi di atas US$100 per barel.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Agung Pribadi konflik antara Rusia dan Ukraina menjadi penyebab utama harga minyak mentah dunia terus meningkat. Pasalnya, stok minyak mentah dari Rusia dan Kazakhstan terganggu akibat kerusakan pipa Caspian Pipeline Consortium, sehingga pasokan ke Uni Eropa berkurang.

“Dengan mempertimbangkan harga minyak bulan Maret yang jauh lebih tinggi disbanding Februari, maka harga keekonomian atau batas atas BBM umum RON 92 April 2022 akan lebih tinggi lagi dari Rp14.526 per liter, bisa jadi sekitar Rp16.000 per liter,” jelas Agung.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Terjerat Suap Izin Pembangunan Ritel, Wali Kota Ambon Ditahan KPK
Sidang Isbat

News

Saksikan Hari Ini! Link Live Streaming Sidang Isbat 1 Syawal 1443 H
ASN

News

TPP Terlambat, ASN Pemkot Banjarmasin ‘Serbu’ SP4N-LAPOR Baiman
Ibas Yudhoyono

News

Salurkan 16 Ton Minyak Goreng, Ibas Yudhoyono Trending di Twitter

News

Catat, 40 Persen Belanja Barang Jasa APBD Wajib dari UMKM
Ilustrasi - Pialang di lantai New York Stock Exchange (NYSE) jelang penutupan perdaganan bursa saham di tengah wabah penyakit virus corona (Covid-19) di New York, AS. Foto-Reuters/Lucas Jackson via Antara

News

Investor Gelisah Krisis Ukraina-Rusia, Wall Street Turun Tajam
Mudik

News

Menpan-RB Pastikan ASN Boleh Mudik Lebaran 2022
Emas

News

Harga Emas Antam Hari Ini Merosot Jadi Rp993 Ribu per Gram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com