Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom Menkop-UKM Teten Masduki Dorong Kratom dapat Terus Diproduksi di Indonesia
agustus

Fakta Baru Kasus Pencabulan Siswi Magang Oleh Honorer Disdag Banjarbaru

Dugaan kasus pencabulan siswi magang di tubuh Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Banjarbaru terus jadi sorotan.
- Apahabar.com     Jumat, 11 Maret 2022 - 17:54 WITA

Fakta Baru Kasus Pencabulan Siswi Magang Oleh Honorer Disdag Banjarbaru

apahabar.com, BANJARBARU – Dugaan kasus pencabulan siswi magang di tubuh Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Banjarbaru terus jadi sorotan.

Fakta – fakta baru terkait AS (38), oknum pegawai kontrak atau honorer diduga pelaku tindakan amoral ini terungkap.

AS diketahui sudah belasan tahun bekerja di Disdag Banjarbaru. Ia tercatat sudah mengabdi sejak tahun 2005 silam.

Hal itu disampaikan Kepala Disdag Banjarbaru, Abdul Basid. “Kalau tidak salah dari tahun 2005 lalu sudah di sini.”

Fakta lainnya, sebelum masuk ke ranah hukum dan diproses oleh kepolisian. Dugaan kasus pencabulan terhadap siswi magang berusia 16 tahun itu sempat dimediasi oleh pihak Disdag Banjarbaru.

Dibeberkan Basid, di Pebruari lalu pihak sekolah dari korban diketahui menyambangi Disdag Banjarbaru. Tujuannya tidak lain untuk melaporkan tindakan asusila dari pelaku.

“Sekitar awal bulan lalu ada dari sekolah datang ke kantor menyampaikan masalah tersebut,” ungkap Basid.

Dan Disdag katanya mengadakan pertemuan yang dihadiri pihaknya, pihak sekolah, dan  bersangkutan yang diduga pelaku.

Namun upaya mediasi tersebut berujung buntu. Sebab, saat itu AS bergeming atas tudingan dari korban dan pihak sekolah sehingga mediasi berakhir nihil.

“Yang bersangkutan tidak mengakui tuduhan yang ditujukan kepadanya. Karena tidak mengakui, saat itu pertemuan tersebut berakhir,” terang Basid.

Dikarenakan kasus telah menyeruak dan sudah diproses secara hukum. Basid memastikan jika pihaknya menyerahkan semua prosesnya kepada pihak kepolisian.

“Karena sudah masuk ranah hukum, dari kami mengikuti saja prosesnya. Kita akan mengamati perkembangan kasusnya juga,” terangnya.

Selain melimpahkan sepenuhnya kepada kepolisian, Disdag Banjarbaru klaim Basid juga sudah berkoordinasi dengan pihak BKPP dan Inspektorat Banjarbaru terkait tindak lanjut terhadap oknum tersebut.

“Termasuk kita juga akan bersurat ke Polres Banjarbaru. Kita hormati proses hukum yang berlaku,” tuntasnya.

Sebelumnya, sesaat usai dugaan kasus pencabukan ini tersiar. Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin juga berjanji bahwa Pemkot Banjarbaru akan bertindak tegas.

Ia pun memastikan jika pelaku akan dipecat apabila terbukti bersalah.

“Akan kita berhentikan jika memang terbukti bersalah,” tegas Wali Kota beberapa waktu lalu.

Seperti diwartakan sebelumnya, dugaan tindak pencabulan dilakukan oleh oknum pegawai kontrak atau honorer di Disdag Banjarbaru terhadap siswi magang yang masih di bawah umur. Adapun terduga pelaku diketahui sudah berkeluarga.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Wisata

News

Liburan Nyepi, Goa Lowo Kotabaru Diserbu Ratusan Wisatawan

News

Cerita Haji Kalsel-Teng: Cuaca Ekstrem hingga Delay 31 Jam
Pencuri makanan di pos polisi

News

Kelaparan, Pria di Samarinda Nekat Curi Makanan di Pos Polisi
jurnalis al jazeera

News

Kutuk Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera, Indonesia Desak Israel Hentikan Pendudukan di Palestina
SPBU Pertamina

News

Dukung Transisi Energi, 1.000 SPBU Pertamina Akan PLTS
Martini memamerkan produk kerajinan rajut tangan yang diproduksi Moren’s by Nenny HC. Foto: Resti Wulandari - Apahabar.com

News

Optimistis Go Internasional, Apkasi Otonomi Expo Beri Peluang UMKM Kabupaten Bogor
Covid-19

News

Dua Poli Ditutup, Nakes Terpapar Covid di RS Kapuas Nambah 50
hujan ikan

News

Fenomena Hujan Ikan di Honduras, Begini Penjelasan Ilmiahnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com