Innalillahi.. Avanza Vs Strada di Batulicin Tewaskan Pejabat BPBD Terbongkarnya Aksi Cabul Ayah Muda Banjarmasin, Berawal dari Perceraian Duh, Ayah Muda Banjarmasin Tega Cabuli Anak Kandung Heboh, Ibu di Balikpapan Tega Kurung Tiga Anak Kandungnya dalam Kamar Diguyur Hujan Lagi, Warga Kotabaru Diminta Tetap Waspada Banjir

Fakta Kasus Hacker Amuntai, Kejahatan Siber Pertama di PN Banjarbaru

Kasus hacker Amuntai rupanya menjadi kejahatan siber pertama ditangani Pengadilan Negeri Banjarbaru. Belum lama ini, RNS (22) diamankan.
- Apahabar.com     Kamis, 17 Maret 2022 - 20:52 WITA

Fakta Kasus Hacker Amuntai, Kejahatan Siber Pertama di PN Banjarbaru

Hacker asal Amuntai, Hulu Sungai Selatan, berinisial RNS (22) saat ditemui apahabar.com di rumah tahanan Polres Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Kasus hacker Amuntai ternyata menjadi kejahatan siber pertama yang ditangani Pengadilan Negeri Banjarbaru.

Belum lama ini, RNS (22) diamankan Bareskrim Polri bekerja sama dengan Interpol-FBI lantaran menjual alat peretas (hacking tools).

“Kasus hacker seperti ini pertama kalinya,” ucap Panitera Muda Hukum PN Banjarbaru, Pratama M Rizky kepada apahabar.com, Kamis (17/3).

Oleh karenanya, Pratama tak bisa memastikan berapa lama sidang akan selesai.

“Target selesai sidang tidak bisa dipastikan. Kan banyak saksi, ada yang meringankan dan memberatkan,” jelasnya.

Jika menilik kasus pidana biasa, maka paling lambat proses persidangan selama 3 bulan.

“Kalau perkara pidana biasanya itu paling lambat 3 bulan,” bebernya.

Lantaran terbilang baru dan banyak kerugian, Pratama tak berani memastikan proses persidangan sama dengan pidana biasanya.

“Selain kerugian banyak, dia juga incaran interpol kan?” tutupnya.

Sidang Perdana

Sidang Hacker Amuntai

Persidangan perdana Hacker Amuntai RNS (22) di PN Banjarbaru, Kamis (17/3). Foto-apahabar.com/Fida

Sidang perdana RNS (22) digelar secara daring pada hari ini, Kamis (17/3) di PN Banjarbaru.

Dalam persidangan, JPU mengungkapkan, kerugian ditimbulkan akibat perbuatan RNS mencapai Rp 1,127 miliar.

Angka itu merupakan total dari 2019 hingga 2021.

Digunakan untuk kebutuhan sehari-hari sampai pernikahan.

Sedangkan sidang selanjutnya bakal digelar 22 Maret 2022 mendatang.

“Agendanya pemeriksaan saksi dan kemungkinan online lagi,” ungkap Pratama.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemkab HSS

Hot Borneo

Tergugat Absen Lagi, Sidang Sengketa Tanah Pemkab HSS Vs Warga Ditunda!
Sekumpul

Hot Borneo

Belum Ada Pemberitahuan Sekumpul Martapura Dibuka Kembali  
Kebakaran Banjarbaru

Hot Borneo

Geger Api di Pantai Baru Kotabaru, Rumah Hangus Terbakar
guest house

Hot Borneo

Guest House di Tapin Terbakar, Kerugian Ditaksir Lebih Seratus Juta

Hot Borneo

Geger Jasad Kakek Membusuk di Perbatasan Amuntai-Balangan
Sidang wahid

Hot Borneo

Blak-blakan, Kasi Jembatan HSU Beri Kesaksian di Persidangan Bupati Nonaktif Abdul Wahid
Orangutan Jalan Tjilik Riwut

Hot Borneo

Geger! Diduga Kelaparan, Orangutan Masuk Kebun Nanas Warga di Palangka Raya

Hot Borneo

Dipergoki Mencuri Sepeda Motor, Warga Rantau Karau Nyaris Digebuki di Angkinang HSS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com