Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Gempa M 7,3 Jepang, Wadubes RI: Belum Ada Laporan WNI Terdampak

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,3 mengguncang wilayah Fukushima, Jepang. Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Tri Purnajaya mengatakan
- Apahabar.com     Kamis, 17 Maret 2022 - 07:53 WITA

Gempa M 7,3 Jepang, Wadubes RI: Belum Ada Laporan WNI Terdampak

Situasi di Jepang pasca-gempa M 7,3. Foto-AFP/PHILIP FONG

apahabar.com, JAKARTA – Gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,3 mengguncang wilayah Fukushima, Jepang. Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Tri Purnajaya mengatakan getaran sempat terasa kencang dan cukup lama saat itu.

“Iya semalam terasa kencang getarannya dan agak lama,” kata Tri saat dihubungi detikcom, Kamis (17/3/2022).

Tri mengatakan pihaknya langsung menghubungi para WNI yang ada di Jepang usai terjadinya gempa besar tersebut. Dia memastikan hingga kini belum ada WNI yang terdampak.

“Dalam situasi begini KBRI langsung mengontak simpul-simpul masyarakat di Jepang untuk mengetahui kondisi dan kabar mereka, sampai saat ini belum ada laporan WNI yang terdampak,” ucapnya, kutip Detik.com.

Tri mengatakan kondisi saat ini di Jepang masih terjadi pemadaman listrik di sebagian wilayah. Dia menyebut infrastruktur bangunan di Jepang juga masih terlihat baik pasca gempa tersebut.

“Kami masih memantau, sebagian wilayah aliran listrik padam, infrastruktur Jepang rata-rata masih dalam kondisi baik,” ujarnya.

Meski begitu, dia membenarkan kabar adanya salah satu kereta yang tergelincir di Tokyo imbas gempa. Selain itu, kata dia, beberapa pipa air juga mengalami bocor.
“Namun ada kereta yang keluar rel di luar kota Tokyo, terdapat juga kebocoran beberapa pipa air,” tuturnya.

Peringatan Tsunami Dicabut

Untuk diketahui, peringatan tsunami sempat diumumkan usai Jepang diguncang gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,3. Kini pihak berwenang Jepang mencabut peringatan tsunami tersebut.

Seperti dilansir AFP, Kamis (17/3), awalnya otoritas Jepang mengumumkan adanya potensi tsunami setinggi 1 meter atau lebih tak lama setelah gempa berkekuatan M 7,3 terjadi sekitar pukul 11.36 malam waktu setempat. Tak hanya itu, 2 juta rumah di sejumlah wilayah Jepang juga sempat mengalami mati listrik.

Namun, kini peringatan tersebut telah dicabut dan kondisi listrik di Jepang juga sudah kembali normal.

Meski demikian, Badan Meteorologi Jepang (JMA) sempat melaporkan terjadinya gelombang setinggi 20 hingga 30 centimeter (kurang dari satu kaki) di kota Ishinomaki di Miyagi.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Dirtahti Polda Gorontalo

News

Tragis, Dirtahti Polda Gorontalo AKBP Beni Tewas Ditembak Tahanan Narkoba
apahabar.com

News

Menu Sahur agar Tahan Puasa Seharian, Dari Susu hingga Sayur
Presiden

News

Jokowi Bahas IKN Saat Bertemu Eks PM Inggris Tony Blair
Sikapi Pengeroyokan Ade Armando, Warganet Masih Terbelah. Foto-Istimewa

News

Sikapi Pengeroyokan Ade Armando, Warganet Masih Terbelah
NII

News

Duh, 16 Tersangka Teroris NII Sumbar Diduga Mau Gulingkan Pemerintah
UTBK SBMPTN 2022

News

Mulai Hari Ini! Simak Dokumen-Tatib Wajib UTBK SBMPTN 2022

News

Kabar Terbaru Boeing 737-800 China Eastern yang Jatuh di Lereng Gunung
Bola

News

Sambut Piala Kasad 2022, Santri Baladul Amin Latih Tanding Bareng Kodim 1003/HSS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com