Kejati Telaah Permintaan PUPR Kalsel Kawal 40 Proyek Strategis Pilih Ketua, IDI Kalsel Siap Gelar Muswil 2022 di Kotabaru Sengketa Alabio: Pemkab Melawan, Pedagang Mengadu ke PTUN hingga KASN! Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa Geger Jasad Pria Tertelungkup di Pantai Melawai Balikpapan

Hakim Vonis Bebas 2 Polisi Terdakwa Unlawful Kiling Laskar FPI

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memvonis bebas 2 polisi terdakwa unlawful killing atau pembunuhan sewenang-wenang ...
- Apahabar.com     Jumat, 18 Maret 2022 - 17:59 WITA

Hakim Vonis Bebas 2 Polisi Terdakwa Unlawful Kiling Laskar FPI

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membacakan putusan untuk dua polisi terdakwa kasus unlawful killing terhadap anggota Front Pembela Islam di Jakarta, Jumat (18/3/2022). Foto-Antara/Genta Tenri Mawangi

apahabar.com, JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memvonis bebas 2 polisi terdakwa unlawful killing atau pembunuhan sewenang-wenang terhadap anggota Front Pembela Islam (FPI), meskipun dakwaan primer jaksa terbukti.

Perbuatan Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda Mohammad Yusmin Ohorella tidak dapat dikenai pidana karena masuk dalam kategori pembelaan terpaksa dan pembelaan terpaksa yang melampaui batas.

Dengan demikian, Briptu Fikri dan Ipda Yusmin tidak dapat dijatuhi pidana karena alasan pembenaran dan pemaaf, kata Hakim Ketua M. Arif Nuryanta dalam putusan yang dibacakan saat sidang di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (18/3) dilansir Antara.

Dalam pertimbangannya, hakim menerangkan alasan pembenaran itu menghapus perbuatan melawan hukum yang dilakukan Briptu Fikri dan Ipda Yusmin, sementara alasan pemaaf menghapus kesalahan kedua polisi tersebut.

Tindakan melawan hukum terdakwa ialah merampas nyawa orang lain dengan menembak empat anggota FPI di dalam mobil Xenia milik polisi pada 7 Desember 2020. Perbuatan pidana itu, sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHP, masuk dalam dakwaan primer jaksa.

Terkait itu, majelis hakim berpendapat seluruh unsur dalam dakwaan primer jaksa terbukti, tetapi perbuatan itu merupakan upaya membela diri. Dengan demikian, kedua polisi tersebut tidak dapat dihukum, sehingga dilepaskan dari segala tuntutan hukum.

Majelis hakim juga memerintahkan agar kemampuan, hak, dan martabat kedua polisi itu dipulihkan. Selanjutnya, majelis hakim memerintahkan sejumlah barang bukti dikembalikan ke Polda Metro Jaya, ke keluarga korban, dan sisanya dimusnahkan.

Usai mendengar putusan lepas hakim, Koordinator Tim Penasihat Hukum Henry Yosodiningrat menyampaikan pihaknya menerima putusan tersebut.

“Alhamdulilah, kami menerima putusan,” kata Henry.

Sementara itu, jaksa penuntut umum, yang diwakili oleh jaksa Fadjar, menyampaikan pihaknya akan mempertimbangkan putusan tersebut.

Polisi menembak mati enam anggota FPI di dua lokasi berbeda pada Desember 2020, yakni Luthfi Hakim (25), Andi Oktiawan (33), Muhammad Reza (20), Ahmad Sofyan alias Ambon (26 tahun), Faiz Ahmad Syukur (22), dan Muhammad Suci Khadavi (21).

Penembakan terhadap dua di antaranya, yakni Luthfi dan Andi, merupakan upaya penegakan hukum dan membela diri, menurut majelis hakim. Majelis hakim juga memutuskan penembakan terhadap empat sisanya merupakan upaya membela diri dari pihak polisi.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Di Depan Elite PDI Perjuangan, Cak Nun Sebut Presiden Sekarang Belum Tepat
Rhoma

News

Kehadiran Fans Rhoma Irama di Kalsel, Gaungkan Musik Dangdut
Emas

News

Harga Emas Antam Hari Ini Merosot Jadi Rp993 Ribu per Gram
Jasad Bayi di Balikpapan

News

Sulitnya Memburu Ibu Pembuang Orok di Basirih Banjarmasin
minyak goreng langka

News

Temuan Ombudsman Kalsel: 23 Titik Minyak Goreng Langka-Oknum Ritel Mainkan Harga
Presiden Jokowi

News

Ke Yogyakarta, Presiden Jokowi Bagikan Ribuan Paket Sembako untuk Warga
Kalsel

News

Sah! RUU Kekerasan Seksual Jadi UU, Denda Bakal Jadi Bantuan
apahabar.com

News

Kisah Miyabi Tolak Uang Segepok dari Pangeran Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com