Pilih Ketua, IDI Kalsel Siap Gelar Muswil 2022 di Kotabaru Sengketa Alabio: Pemkab Melawan, Pedagang Mengadu ke PTUN hingga KASN! Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa Geger Jasad Pria Tertelungkup di Pantai Melawai Balikpapan Tarif PTAM Intan Banjar Naik 20 Persen, Simak Rinciannya

HET Dicabut, Kadin Kalsel Tercengang “Banjir” Migor di Ritel Modern

Bukan sulap, bukan sihir. Pasca-dicabutnya harga eceran tertinggi (HET), minyak goreng justru berlimpah di ritel modern.
- Apahabar.com     Jumat, 18 Maret 2022 - 20:37 WITA

HET Dicabut, Kadin Kalsel Tercengang “Banjir” Migor di Ritel Modern

Warga Kota Banjarmasin saat memilih minyak goreng di Hypermart Duta Mall Banjarmasin. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Bukan sulap, bukan sihir. Pasca-dicabutnya harga eceran tertinggi (HET), minyak goreng justru “banjir” di ritel modern.

Padahal sebelumnya migor sangat susah diperoleh kala masih harga Rp 14 ribu per liter.

Kondisi ini membuat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tercengang, sambil geleng-geleng kepala.

Wakil Ketua Kadin Kalsel, Nawang Wijayati merasa bingung melihat fenomena “ajaib” tersebut.

“Ada satu fenomena aneh, begitu harga minyak goreng kemasan diserahkan ke harga pasar, ternyata rak-rak minyak goreng di ritel bermunculan,” ucap Nawang Wijayati, belum lama tadi.

Belum lama tadi, kata dia, minyak goreng kemasan langka kala harga Rp 14 ribu per liter.

“Kelangkaan minyak goreng kala harga Rp 14 ribu per liter,” katanya.

Padahal, pemerintah mengimbau agar harga disesuaikan dengan produsen masing-masing.

“Pemerintah mengharuskan harga disesuaikan dengan produsen masing-masing,” jelasnya.

Meski begitu, minyak goreng curah bisa menjadi alternatif.

Khususnya bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah.

Apalagi pemerintah melalui BUMN telah menyediakan minyak goreng curah untuk pelaku UMKM.

“Minyak goreng curah Rp 11,5 ribu per liter dengan membawa kemasan sendiri,” bebernya.

Ia menilai minyak goreng curah bagus. Hanya saja tidak melalui proses packing. Sehingga harganya jauh lebih murah.

“Ini sebagai informasi agar masyarakat lebih mengetahui. Hasil gorengannya pun tak menjadi masalah.”

“Kalau mau informasi lebih lanjut soal minyak curah, bisa menghubungi Kadin atau Dinas Perdagangan Kalsel,” tandasnya.

 Kadin Kalsel

Wakil Ketua Kadin Kalsel, Nawang Wijayati. Foto-Istimewa

Berdasarkan pantauan apahabar.com di Hypermart Duta Mall Banjarmasin, Kamis (17/3), harga minyak goreng dibandrol Rp 47.800 per dua liter.

Melihat kondisi itu, salah seorang konsumen, Rendra mengaku terkejut.

Ia disuruh sang istri untuk membeli minyak goreng dengan harga murah.

“Tadi kan istri bilang, siapa tahu masih ada yang Rp 14.000 per liter. Tapi ini 2 liter harganya Rp 47.800,” ucap Rendra kepada apahabar.com.

Kendati demikian ia tak mau ambil pusing. Pria berambut gondrong itu langsung membelinya.

“Mau nggak mau kita beli pas istri nitip saat itu,” katanya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Ada Aktivitas Hauling Batu Bara di Jalan Umum Balikpapan, Begini Respon Wali Kota
Ekspor Kalsel

Hot Borneo

[ANALISIS] Ancaman Krisis di Tengah Jorjoran Ekspor Kalsel

Hot Borneo

Kejuaraan Bulu Tangkis di Kelua Tabalong, KMPB Jamsyar Juara
sajam

Hot Borneo

Bawa Sajam ke Warung Malam, Pemuda Kelumpang Hulu Kotabaru Diciduk Polisi
Indekos

Hot Borneo

Indekos di Loktabat Banjarbaru Digerebek Polisi! Sejumlah Paketan Sabu Gagal Edar

Hot Borneo

Pemerintah Pusat Segera Ambil Alih Pembangunan Akses Baru Bandara Syamsudin Noor

Hot Borneo

Resmi! Partai Buruh Kalsel Kantongi SKT Kesbangpol
Banjarmasin

Hot Borneo

Esok, Penolakan Pemindahan Ibu Kota Kalsel Diparipurnakan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com