Kronologis Laka Maut di Kandangan Hingga Pemotor Tewas Terlindas Truk Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif

Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022, Stok Vaksin Lengkap dan Booster Diklaim Aman

Dijadikan sebagai salah satu syarat mudik lebaran, stok vaksin lengkap dan booster diklaim aman hingga empat bulan ke depan.
- Apahabar.com     Kamis, 24 Maret 2022 - 08:49 WITA

Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022, Stok Vaksin Lengkap dan Booster Diklaim Aman

Vaksin lengkap dan sekali booster Covid-19 menjadi persyaratan mudik yang diberlakukan pemerintah. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Dijadikan sebagai salah satu syarat mudik lebaran, stok vaksin lengkap dan booster diklaim aman hingga empat bulan ke depan.

Menyikapi penurunan kasus konfirmasi Covid-19, Presiden Joko Widodo memberikan lampu hijau terkait mudik lebaran. Namun terdapat sejumlah syarat yang diberlakukan.

Setiap pemudik disyaratkan harus negatif tes PCR. Sementara jika hasil PCR positif, masyarakat harus melakukan isolasi terlebih dahulu.

Selain negatif PCR, pemudik juga diwajibkan sudah mendapatkan dua kali vaksin dan sekali booster atau dosis ketiga.

Menunjang persyaratan tersebut, Kementerian Kesehatan mengklaim stok vaksin Covid-19 untuk dosis kedua maupun booster atau dosis ketiga sudah memadai.

“Total stok vaksin yang dimiliki berjumlah 475 juta. Sudah disuntikkan 395 juta, sehingga masih tersisa 80 juta dosis untuk suntik booster dan dosis kedua,” papar
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers virtual.

“Biasanya rata-rata seminggu menghabiskan 5 hingga 6 juta dosis. Artinya dalam kondisi normal, satu bulan menghabiskan 20 jutaan dosis. Sekarang kami masih memiliki stop untuk empat bulan,” imbuhnya.

Selain mudik di dalam negeri, Pemerintah juga mengumumkan seluruh pelaku perjalanan luar negeri tidak lagi diwajibkan menjalani karantina, selama negatif PCR.

Namun demikian, pejabat dan pegawai pemerintah ditegaskan tidak boleh menggelar acara buka puasa bersama dan open house.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

masjidil aqsa

News

Turki Kutuk Intervensi Israel pada Jemaah di Masjidil Aqsa
IKN

News

SoftBank Urung Investasi di IKN, Rp572 Triliun Melayang  
Ganjar Pranomo

News

Mau Ketemu Presiden di Balikpapan, Ganjar Pranowo ‘Diculik’ ke Mangrove Graha Indah
Minyak dunia

News

Minyak Turun Tipis di Tengah Kesepakatan OPEC
Minyak

News

RESMI! Penimbun Puluhan Ribu Liter Minyak Goreng di Banjar Jadi Tersangka
Ilustrasi, memberi makan. Foto-Net

News

Catat, Tips Sahur Agar Perut Kenyang Lebih Lama
Vaksinasi Tapin

News

Tinggal Hitungan Hari, Ribuan Vaksin AstraZaneca di Tapin Terancam Kedaluwarsa

News

Maknai Bulan Suci, Puluhan Siswa Smada Kotabaru Kompak Berbagi Takjil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com