Rumah Sakit TPT Banjarmasin Dihebohkan Si Jago Merah, Pasien Dilanda Kepanikan Waspada, Jaringan Narkotika Incar Pasar di IKN Nusantara & Daerah Penyangga 9 Bulan PDPB, KPUD Tabalong Temukan Ribuan Pemilih Ganda Guru Bakhiet Doakan Prabowo Presiden 2024, Gerindra Tangkis Tudingan Warganet Di Tengah Kekhawatiran Pasokan, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Jelang Ramadan di Marabahan Batola, Harga Minyak Goreng dan Cabai Melesat

- Apahabar.com     Rabu, 30 Maret 2022 - 18:41 WITA

Jelang Ramadan di Marabahan Batola, Harga Minyak Goreng dan Cabai Melesat

Dibalik peningkatan harga minyak goreng curah, harga daging ayam ras di Pasar Marabahan justru menurun. Foto: Dokumen

apahabar.com, MARABAHAN – Beberapa hari menjelang Ramadan 1443 Hijriah, minyak goreng curah dan cabai masih menjadi komoditas dengan pergerakan harga tertinggi di Pasar Marabahan, Barito Kuala.

Diketahui harga minyak goreng curah per 30 Maret 2022 mengalami kenaikan dari sepekan sebelumnya. Semula per liter dijual Rp17.000, sekarang melesat hingga Rp22.000.

Sedangkan harga minyak goreng kemasan berbagai merek seperti Bimoli, Sun Co, Kunci Mas dan Fortune, dibanderol Rp25.000 per liter atau masih relatif stabil.

Selain minyak goreng curah, harga per kilogram cabai merah bisa juga melesat hingga Rp75.000 atau naik Rp15.000. Sedangkan cabai rawit tiung naik Rp5.000 menjadi Rp75.000 per kilogram.

Sebaliknya daging ayam ras dari semula Rp40 ribu, turun menjadi Rp36.000 per kilogram. Sedangkan daging sapi murni masih Rp125.000 dan daging ayam kampung Rp75.000 per kilogram.

Harga per kiloram beberapa jenis ikan ukuran sedang juga menurun, seperti nila Rp30.000, gabus Rp60.000, bawal Rp50.000 dan peda Rp42.000.

Uniknya kendati harga ikan gabus segar menurun, banderol ikan gabus kering justru naik. Kenaikan terpantau mencapai Rp10.000 atau dijual seharga Rp130.000 per kilogram.

Menyikapi peningkatan harga minyak goreng curah, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Barito Kuala, sudah memiliki sejumlah strategi.

“Kami sedang mendata pengecer minyak goreng curah. Selanjutnya direncanakan pendistribusian langsung melalui Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) ke pengecer,” jelas Kabid Perdagangan Diskopperindag Batola, Surono, Rabu (30/3).

“Lantas untuk mengendalikan harga pasar, kami akan melakukan inspeksi rutin ke sejumlah pasar tradisional dan toko modern bersama intansi terkait sejak 31 Maret 2022,” imbuhnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Kecelakaan Lalu Lintas di Sungai Sahurai Batola, Dua Pemotor Meninggal

Hot Borneo

Operasi Jaran Intan 2022 Polres Batola, Sejumlah Pelaku Ditangkap di Tanbu dan Tabalong
SPBUN Tabanio

Hot Borneo

Respon Aspirasi Nelayan Tabanio, Ketua DPRD Tanah Laut Cek SPBUN
Kecelakaan Amuntai

Hot Borneo

Kecelakaan Maut Amuntai, Imam Masjid Tewas Terlindas Truk

Hot Borneo

Dikira Perang Sarung, Pelaku Perkelahian di Balikpapan Ternyata Bawa Sajam

Hot Borneo

Tolak Kenaikan Harga BBM, Puluhan Mahasiswa Geruduk Balai Kota Banjarbaru
SPBU Palangka Raya

Hot Borneo

Pengguna Pertamax Beralih ke Pertalite, Sejumlah SPBU di Palangka Raya Antre Panjang
jasad pria nekat lompat ke sungai martapura

Hot Borneo

Detik-detik Penemuan Jasad Pria Nekat Lompat ke Sungai Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com