Padang Ilalang Disulap Jadi Wisata Bunga di Batu Benawa HST Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres

Kasus Covid-19 Diklaim Menurun, Cakupan Vaksinasi Anak di Banjarbaru Tertinggi Kalsel

Percepatan vaksinasi di Banjarbaru mulai menunjukkan capaian tinggi. Kasus Covid-19 juga diklaim menurun. Menurut klaim data dari Dinkes...
- Apahabar.com     Selasa, 22 Maret 2022 - 20:09 WITA

Kasus Covid-19 Diklaim Menurun, Cakupan Vaksinasi Anak di Banjarbaru Tertinggi Kalsel

Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Tarmidi saat mengenakan kostum Spiederman dalam giat vaksinasi anak. Foto-dok.apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Percepatan vaksinasi di Banjarbaru mulai menunjukkan capaian tinggi. Kasus Covid-19 juga diklaim menurun.

Menurut klaim data dari Dinkes Banjarbaru, kota berjuluk Idaman jadi pemuncak cakupan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 di Kalsel. Setidaknya pertanggal 20 Maret 2022 yang mana total cakupan sudah mencapai 78 persen.

“Untuk dosis satu kita sudah 78,78 persen atau setara 21 ribu anak yang sudah divaksin,” kata Koordinator Tim Surveilens Epidemiologi Penanggulangan Wabah Corona Virus Disease Dinkes Banjarbaru, Edi Sampana.

Sedang dosis keduanya di angka 55,84 persen, atau setara dengan 15 ribu anak.

“Dengan cakupan ini, kita tertinggi di Kalsel,” ujarnya.

Cakupan ini kata Edi patut diapresiasi. Sebab, beberapa waktu lalu, capaian Banjarbaru sempat turun. Sehingga secara peringkat, Banjarbaru pernah berada di peringkat 3 bahkan 4.

Cuma, lanjutnya untuk kategori anak-anak yang belum divaksin dari target sasaran sebanarnya cukup banyak.

Dari perhitungan pihaknya, masih ada 5.000 lebih anak yang belum menerima vaksin sama sekali. “Ini yang coba terus kita kejar”.

Untuk vaksinasi anak, sehari rata-rata cakupannya ujar Edi dari 10 sampai 15 anak. Akan tetapi, angka tersebut katanya bisa saja merosot di rata-rata 3 sampai 7 anak saja.

Kabar baik lainnya, tren kasus penularan Covid-19 di Banjarbaru sebutnya mulai merosot tajam. Kini, terpantau tambahan kasus tak lebih dari lima kasus aktif baru perharinya.

“Beberapa hari ke belakang ini dari 5 sampai terakhir ini rata-rata 2 atau 1 kasus baru,” ungkapnya.

Angka itu, jauh berbeda dengan sebelumnya yang masih belasan bahkan di atas 20.

“Semoga ini indikator puncak penularan sudah lewat,” tuntasnya.

Senada degan Edi, Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin juga mengatakan demikian.

“Tren kasus Covid-19 di Kota Banjarbaru sudah mulai menurun,” katanya.

Dan cakupan vaksinasi usia remaja di Kota Banjarbaru saat ini sudah di angka lebih dari 94 persen dan termasuk tertinggi di Kalimantan Selatan.

“Cakupan anak-anak diangka 78 persen dan ini juga tertinggi di Kalimantan Selatan,” bangga Ovie sapaan akrabnya.

Dengan capaian itu, Ovie berharap masyarakat di Ibu Kota Provinsi memiliki kekebalan kelompok terhadap Covid-19.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sabu Rutan Rantau

Hot Borneo

Kongkalikong Oknum Rutan Rantau Selundupkan Sabu ke Penjara: Tergiur Uang & Barang Haram
Mardani H Maming

Hot Borneo

Terbantahkan, Terdakwa Dwidjono Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang
Perbaikan Jalan Nasional di Paringin

Hot Borneo

Akhirnya, Jalan Longsor KM 2,5 Paringin Diperbaiki

Hot Borneo

Siapkan Minuman Segar, Cuaca di Kalsel Cerah Cenderung Panas

Hot Borneo

Duh, Polisi Gadungan di Samarinda Peras Pembeli Narkoba
Kurban

Hot Borneo

Tak Ada PMK Pada Hewan Ternak, Stok Sapi Kurban di Tabalong Belum Cukup
HIV/AIDS

Hot Borneo

Ssttt… Puluhan Napi Rutan Tanjung Mendadak Dites HIV-AIDS!
Dishub Banjarmasin

Hot Borneo

Aneh Gonggongan Anjing-DJ di Simpang Sutoyo Banjarmasin, Dishub Diretas?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com