Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Kasus Pencemaran Tokoh Agama di Balikpapan Berakhir Damai, Pelapor dan Terlapor Berpelukan

- Apahabar.com     Sabtu, 26 Maret 2022 - 15:19 WITA

Kasus Pencemaran Tokoh Agama di Balikpapan Berakhir Damai, Pelapor dan Terlapor Berpelukan

Laporan yang dilayangkan Simon di Polda Kaltim akhirnya dicabut pada Sabtu (26/3). Foto-Ist

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kasus dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Patricks Smith Walukouw terhadap Andi Simon berujung damai. Laporan yang dilayangkan Simon di Polda Kaltim akhirnya dicabut pada Sabtu (26/3).

Sebelumnya, Patricks dilaporkan karena diduga melakukan ujaran kebencian di kanal YouTube miliknya. Saat itu ia mengkritisi tindakan yang dilakukan oleh Pendeta Andi Simon tersebut.

Laporan yang dilayangkan pada tanggal 4 Januari 2022 dengan nomor surat LP/B/02/I/2022/SPKT II/POLDA KALTIM, sempat di proses hukum. Bahkan polisi telah menetapkan tersangka.

Patricks disangkakan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19/2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Keduanya sepakat berdamai setelah penyidik dari Ditkrimsus Polda Kaltim melakukan mediasi sebanyak dua kali.

Penasihat Hukum Patricks, Honwi Sabu, mengapresiasi langkah Ditrkrimsus Polda Kaltim dalam menggelar mediasi. Honwi mengatakan tidak semua permasalahan harus berakhir di meja hijau.

“Kami apresiasi apa yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Kaltim. Karena telah mengedepankan semangat restorative justice dalam penyelesaian perkara ITE. Keadilan substansial harus lebih dikedepankan daripada hanya sekedar keadilan prosedural semata,” tuturnya.

Sementara itu, Ditreksrimsus Polda Kaltim membenarkan bahwa keduanya telah melakukan perdamaian melalui restorative justice.

“Intinya kedua belah pihak tidak ada lagi tuntutan dikemudian hari. Selain itu sepakat untuk menyudahi permasalahan ini dan tidak akan timbul permasalahan baru setelah pencabutan laporan ini,” kata Dirkrimsus Polda Kaltim Kombes Pol Indra Lutrianto Amstono melalui Kasubdit 5 Siber Kompol Sugeng Subagyo.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pariwisata

Hot Borneo

Bakal Bersua Sandiaga Uno, Ibnu Sina Bicara Destinasi Wisata Banjarmasin

Hot Borneo

Hingga Sehari Jelang Lebaran 2022, Bandara Syamsudin Noor Layani 54.380 Penumpang
mudik

Hot Borneo

Takut Kehabisan Tiket, Penumpang di Pelabuhan Banjarmasin Pilih Mudik Lebih Awal
Barito

Hot Borneo

Barito Putera Kontrak 4 Pemain Asing, Hasnuryadi: Nanti Diperkenalkan!
Pria banjarmasin terjerat sabu

Hot Borneo

Baru Bebas, Pria di Banjarmasin Utara Kembali Diciduk Polisi Gara-gara Sabu
Pasar Pelaihari

Hot Borneo

HET Dicabut, Minyak Goreng di Pasar Pelaihari Masih Langka
FKP-IKASBA

Hot Borneo

FPK-IKASBA Gencar Bagikan Semangat Kedamaian di Tengah Warga Antar Etnis di Kalsel
Sakit

Hot Borneo

Besuk Wartawan Sakit, Catat Pesan Bang Dhin untuk Pemburu Berita
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com