Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Koruptor Kalbar Paling Diburu Jaksa Akhirnya Ditangkap

Nyaris belasan tahun RS buron. Ia tersangka tindak pidana korupsi penyimpangan anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan di Belitang Hilir, Sekadau.
- Apahabar.com     Senin, 28 Maret 2022 - 22:13 WITA

Koruptor Kalbar Paling Diburu Jaksa Akhirnya Ditangkap

Pelarian RS berakhir di sebuah rumah kontrakan, Kampung Jawa, Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Foto: Ist

apahabar.com, PONTIANAK – RS akhirnya ditangkap. Wanita satu ini jadi sosok yang paling diburu para jaksa di Pontianak.

Apalagi kalau bukan terkait dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di Belitang Hilir, Sekadau, 2012-2013 silam.

Saat kasus ini mencuat, RS yang dianggap telah merugikan negara Rp623 juta, melarikan diri. Sejatinya, sudah sebanyak tiga kali pemanggilan dilayangkan.

Sampai pada akhirnya, RS ditangkap di sebuah kontrakan, Kampung Jawa, Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

“Kami tangkap bersama Tim Kejari Sekadau dan Mempawah,” kata Kepala Kejati Kalbar Masyhudi di Pontianak, Senin (28/3) dilansir Antara.

Penangkapan dan penahanan koruptor RS merupakan tindak lanjut dari Putusan Pengadilan Tinggi Tindak Pidana Korupsi Pontianak Nomor: 2/Pid.Sus-TPK/2019/PT.PTK tertanggal 07 Mei 2019 atas nama terpidana Melinda Patrisia yang diputus bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi.

“Bahwa dalam putusannya menyebutkan bahwa perbuatan terpidana Melinda Patrisia dilakukan bersama-sama dengan tersangka RS,” ujarnya.

Setelah ditangkap, RS kemudian langsung dibawa Kejaksaan Negeri Pontianak untuk dimintai keterangan. “Dan pemeriksaan kesehatan yang didampingi penasihat hukum yang telah ditunjuk,” katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, RS yang dinyatakan negatif Covid-19 langsung dijebloskan petugas ke Lapas Perempuan Pontianak.

“Hari ini, kami lakukan upaya paksa dengan melakukan penangkapan dan penahanan. Ini agar memberikan efek psikologis kepada buronan lain karena tidak ada tempat bagi buronan untuk melarikan diri,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Masyhudi mengajak masyarakat untuk ikut membantu menginformasikan keberadaan buronan lain agar segera dilakukan penangkapan.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Vaksinasi

News

BIN Kalsel-Arutmin Gencarkan Vaksinasi
ASN

News

Cuti Lebaran 2022, ASN Dapat Jatah Libur 4 Hari
apahabar.com

News

H Abidin Wafat, Rofiqi: Saya Bersaksi Ayanda Orang Baik
koperasi pt telkom indonesia

News

Kena PHK Sepihak, Karyawan Koperasi Metropolitan PT Telkom Indonesia Ajukan Gugatan
Presiden Jokowi

News

Ke Yogyakarta, Presiden Jokowi Bagikan Ribuan Paket Sembako untuk Warga

News

Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi, Lontarkan Abu Setinggi 2.000 Meter

News

Menengok Pesantren Ramadan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin
Warga Kalsel

News

Ada Potensi ‘Ledakan’ Mudik, Jumlah Pesawat Berkurang?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com