Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia

Maliki Blak-blakan Soal Alasan Tak Beri Maaf ke Wahid

- Apahabar.com     Rabu, 23 Maret 2022 - 13:50 WITA

Maliki Blak-blakan Soal Alasan Tak Beri Maaf ke Wahid

Maliki menggunakan rompi tahanan KPK saat menjalani sidang pemeriksaan sebagai tersangka kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Muhammad Syahbani.

apahabar.com, BANJARMASIN – Hakim Jamser Simanjuntak menyodorkan sebuah pertanyaan kepada Maliki. Kenapa dia tak memberi maaf ke Abdul Wahid?

Pertanyaan itu muncul karena di sidang sebelumnya, Maliki tak menyambut ajakan jabat tangan dari mantan atasannya itu di sidang sebelumnya.

“Bupati mau minta maaf, kenapa nggak mau?” tanya hakim ketua itu ke Maliki di sidang pemeriksaannya sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Rabu (23/3).

Secara blak-blakan Maliki menyampaikan alasannya. Maliki rupanya kecewa berat atas sikap Wahid.

“Saya sakit hati,” jawab Mantan Plt Kadis Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) itu.

Maliki kecewa lantaran menurutnya mantan Bupati Kabupaten HSU itu telah berbohong. Mengaku tak tahu menahu soal adanya fee proyek yang ada di Dinas PUPRP.

Bahkan, Wahid membantah jika duit yang selama ini diserahkan Maliki kepadanya adalah fee dari sejumlah proyek.

Wahid menganggapnya itu adalah honor dari anak buahnya. “Duit dari saya diterima, tapi dia nggak ngaku,” jelasnya.

Lantas Jamser mengatakan, seharusnya Maliki memberikan maaf kepada Wahid. Terlebih dia merupakan mantan atasannya.

“Dia kan atasan saudara lo,” kata Jamser. Namun nasihat dibalas diam oleh Maliki.

Maliki diperiksa sebagai terdakwa pada sidang kali ini. Dia yang saat ini menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Banjarmasin dihadirkan langsung di persidangan.

Dari keterangannya, Maliki mengakui bahwa telah menerima komitmen fee 15 persen dari Marhaini dan Fachriadi dari dua proyek rehabilitasi DIR Kayakah dan Banjang.

“Rp174 juta dari Marhaini dari Fachriadi Rp170 juta. Itu diserahkan Mujib ke saya pada 15 September 2021,” beber Maliki.

Wahid

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Pria di Banjarmasin Ditangkap Polisi Usai Curi Motor, Modusnya Terungkap
Kejahatan

Hot Borneo

Ramadan, Kasus Kriminal Ditangani Kejari Banjarmasin Naik
DPRD Banjarmasin

Hot Borneo

UU Pindah Ibu Kota Kalsel Terbit: Golkar Gamang, Gerindra Menolak, Harry Wijaya Angkat Bicara
Banjarbaru

Hot Borneo

Sssttt, Ada yang Gelar Pertemuan Tertutup Jelang Gugatan UU Pemindahan Ibu Kota Kalsel

Hot Borneo

Cerita Peserta SBMPTN asal Martapura: Tanpa Bimbel, Belajar dari Youtube
cuaca kalsel

Hot Borneo

Sejumlah Wilayah Kalsel Berpotensi Hujan Petir-Angin Kencang pada Malam Hari
Prokes

Hot Borneo

Jangan Tunggu Pemerintah Pusat, Bang Dhin: Pembangunan Balai Rehab Narkoba Perlu Kebersamaan
GSA Kotabaru

Hot Borneo

Angka Penumpang Turun, Bandara GSA Kotabaru Layani Penerbangan Hanya 3 Kali Seminggu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com