Kronologis Laka Maut di Kandangan Hingga Pemotor Tewas Terlindas Truk Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif

Masyarakat Diminta Urunan Bangun IKN, Wagub Kaltim: Itu Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Pernyataan Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Bambang Susantono terkait rencana urunan masyarakat untuk
- Apahabar.com     Selasa, 29 Maret 2022 - 14:41 WITA

Masyarakat Diminta Urunan Bangun IKN, Wagub Kaltim: Itu Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi. Foto-apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pernyataan Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Bambang Susantono terkait rencana urunan masyarakat untuk membiayai pembangunan IKN rupanya mendapat kritikan. Salah satunya juga datang dari Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi.

Menurut Hadi, rencana tersebut sangat tidak tepat jika dibebankan kepada masyarakat. Sebab sejak awal pembiayaan IKN merupakan tanggung jawab pemerintah pusat. Tentu masyarakat tidak memungkinkan melakukan urunan untuk membangun IKN.

“Dari awal itu kan setahu saya pusat yang membiayai, kalau ada yang kurang-kurang tetap urusan pusat lah,” ujar Hadi pada Selasa (29/3) ditemui di Hotel Grand Senyiur, Balikpapan.

Selain itu Hadi mengatakan bahwa ekonomi masyarakat sangat tidak memungkinkan membantu pembangunan IKN. Terlebih pandemi yang melanda dua tahun ini membuat ekonomi masyarakat sangat terdampak.

“Ya nggak lah, masyarakat disuruh beli minyak goreng aja susah, apalagi disuruh mendanai IKN,” ungkapnya.

Meski begitu Hadi mencoba meluruskan maksud perkataan Bambang Susantono, yakni kalimat masyarakat ditujukan pada perusahaan besar. Hal ini didukung Hadi Mulyadi jikalau perusahaan-perusahaan besar di Indonesia ikut membantu membiayai atau urunan dalam membangun IKN.

“Mungkin yang dimaksud masyarakat dalam tanda kutip adalah perusahaan besar. Perusahaan besar itu yang kita harap membantu. Yang dimaksud masyarakat ini adalah perusahaan bukan masyarakat kecil,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kapuas

News

Duh, Tanaman Padi di Kapuas Diserang Hama Tungro
Mahkamah Konstitusi

News

Kabar dari MK: Gugatan Ambang Batas Capres 20 Persen Berguguran!
THR

News

Dear PNS…Yuk Cek Besaran & Jadwal Cair THR Tahun Ini!

News

Prabowo Kunjungi Ulama saat Lebaran: Halalbihalal dengan Sahabat Lama
ibu

News

PUPR Akan Gelar Sayembara Gedung Pemerintahan IKN
Korban Kebakaran di Balikpapan

News

Hangus Terbakar di Balikpapan, Tiga Korban Teridentifikasi Lewat Gigi
Pilpres

News

Dicolek PKS soal Jodoh 2024, Sandiaga Ungkit Pesan Jokowi
Operasi

News

Ops Kewilayahan Sikat Intan, Polres Tapin Amankan Puluhan Tersangka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com