Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Masyarakat Kalsel Harus Tahu Hak Layanan Kesehatan

Anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi kembali melaksanakan sosialisasi perda tentang pelayanan kesehatan
- Apahabar.com     Senin, 21 Maret 2022 - 20:34 WITA

Masyarakat Kalsel Harus Tahu Hak Layanan Kesehatan

Muhammad Yani Helmi saat sosialisasi perda di Desa Mekar Sari Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Foto-Istimewa

apahabar.com BANJARMASIN – Anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi kembali melaksanakan sosialisasi perda tentang pelayanan kesehatan, kali ini di Desa Mekar Sari, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

Tujuan sosper nomor 1 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan kesehatan, agar masyarakat tahu hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karenanya penting sekali Perda ini untuk disosialisasikan,” ujar Wakil Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kalimantan Selatan usai kegiatan Sosper Penyelenggaraan Kesehatan.

Peningkatan kualitas kesehatan dikatakan Yani Helmi harus terus mendapat perhatian, terlebih di masa serba sulit saat ini.

“Meski saat ini bahan pokok seperti minyak goreng sedang menjadi kekisruhan. Namun kesehatan masyarakat harus tetap diperhatikan,” katanya.

Kewaspadaan tinggi terhadap penyakit bawaan di tengah wabah Covid-19, lanjutnya, juga harus diperhatikan oleh masyarakat agar tidak menjadi penularan yang lebih masif.

“Dengan adanya Perda ini, maka menjadi payung hukum bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal terhadap semua penyakit,” paparnya.

Ia mengharapkan, dengan diketahuinya sosialisasi Perda ini masyarakat dapat dengan mudah memahami secara keseluruhan keberadaan terkait aturan yang dimiliki tersebut.

Sementara itu, Kasi Pencegahan, Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kalsel, Heru, mengungkapkan, dibentuknya Perda Nomor 1 Tahun 2021 tersebut tidak lain tujuannya hanya untuk mengingatkan agar masyarakat bisa tetap menjaga kesehatan, sehingga aturan ini juga berjalan sesuai perencanaan yang baik.

“Terutama bagi pemerintah daerah bersama-sama masyarakat mengembangkan dan membangun serta meningkat kesadaran untuk hidup sehat,” tuturnya.

Heru menyebut, penyelenggaraan upaya kesehatan ini mempunyai 26 jenis kegiatan. Antara lain: layanan kesehatan jiwa, layanan kesehatan tradisional, hingga penanggulangan penyakit menular dan tidak menular

Dalam kesempatan ini Yani Helmi juga membagikan bingkisan untuk warga yang beruntung berupa bahan pokok serta kelengkapan alat kesehatan di masa Covid-19.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Visakha FC Waspadai 3 Penggawa Bali United
Pembunuh Pengamen

News

Sosok Pembunuh Brutal Pengamen Pasar Antasari Bukan Pemain Baru
KPU Banjarmasin

News

Anggaran Pilkada Banjarmasin 2024 Tembus 66 Miliar
apahabar.com

DPRD Kalsel

Proyek KA Kalsel, Komisi III: Masyarakat Bakal Untung

News

Petani Sawit Gelar Aksi Damai di Seluruh Indonesia Hari Ini, Tuntut 5 Hal Kepada Presiden
apahabar.com

DPRD Kalsel

Gara-Gara Gas Melon, DPRD Kalsel Panggil Pertamina, Hiswana, dan ESDM
PPN

News

Kelakar Menteri Sri Soal Pejabat Superkaya: Pajaknya Banyak
Erupsi Gunung Merapi

News

Update Erupsi Gunung Merapi, Guguran Lava Capai 140 Kali per Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com