Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat Buntut Tahanan Tewas, Anggota Polresta Banjarmasin Diperiksa! Siap-Siap! Beli Migor Curah di Banjarmasin Pakai PeduliLindungi Kuras Sumur, Semburan Gas yang Muncul di Manggar Balikpapan

Mau Ramadan, Warga Kalsel Ramai-Ramai Berangkat Umrah 

Dicabutnya tes PCR dan karantina bagi keberangkatan umrah juga menjadi pemicu lain.
- Apahabar.com     Sabtu, 26 Maret 2022 - 00:39 WITA

Mau Ramadan, Warga Kalsel Ramai-Ramai Berangkat Umrah 

Sudah hampir tiga ribu jemaah asal Kalimantan Selatan berangkat umrah hingga Maret 2022 ini. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejak keran umrah dibuka kembali, sudah hampir tiga ribu warga Kalimantan Selatan berangkat ke Arab Saudi.

“Jumlah pastinya adalah 2.817 jemaah,” ujar Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kalsel, Rusbandi, Jumat (26/3).

Data tersebut, kata Rusbandi, sesuai rekapitulasi laporan keberangkatan umrah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) Kanwil Kemenag Kalsel.

Menurut dia, jumlah ini diperkirakan makin naik. Apalagi menjelang bulan suci Ramadan 1443 hijriah.

“Banyak masyarakat Kalsel yang ingin menunaikan ibadah puasa di sana,” ujarnya.

Dicabutnya tes PCR dan karantina bagi keberangkatan umrah, kata dia, juga menjadi pemicunya.

“Tapi jemaah tetap harus sudah melaksanakan vaksinasi lengkap,” ujarnya.

Masih berlandaskan data PPIU, jemaah umrah yang berangkat kebanyakan mereka yang tertunda karena pandemi Covid-19.

“Ini pun baru sekitar 10 persen diberangkatkan jemaah umrah yang tertunda tersebut,” sambungnya.

Sementara itu, salah seorang pengusaha travel haji dan umrah Kalsel PT Saidi Putra Wisata Banjarmasin, H Ismail Ibrahim mengakui memang sudah mulai ada kelonggaran untuk keberangkatan umrah saat ini.

“Tapi bukan berarti sudah benar-benar mudah, karena kan masih pandemi Covid-19 belum berakhir,” ujarnya.

Apalagi sebelumnya dicabutnya kebijakan tes PCR dan karantina, karena biayanya makin besar, hingga jemaah mengurungkan niat berangkat.

Karena kebijakan yang dilonggarkan baru tadi, kata Ismail, tentunya persiapan untuk memberangkatkan jemaah jadi sangat sempit.

“Padahal kalau bulan Ramadan ini sebelum adanya pandemi Covid-19, kami biasanya program awal Ramadan sebanyak 1 bis sekitar 40 orang dan program akhir Ramadan atau lailatulkadar sebanyak 1 bis juga 40 orang,” ujarnya.

“Tapi pada Ramadan ini kami tidak memberangkatkan, habis Hari Raya Idulfitri saja nanti ada,” tuturnya.

Dia pun berharap pandemi Covid segera berakhir, hingga semua kembali seperti sediakala.

“Kasihan banyak pengusaha travel yang gulung tikar dan tutup sama sekali,” ujarnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Jalan

News

Hari Ini Ketua Komisi III DPRD Tanbu Sidak Jalan Rusak Kabupaten

News

Lepas Ratusan Jemaah Haji Kaltim, Gubernur Isran Titip Doa untuk IKN
Duta Entrepreneur HIPMI 2022

News

Demi Lahirkan Womanpreneur di Indonesia, HIPMI Gelar Pemilihan Duta Entrepreneur HIPMI 2022

News

Alhamdulillah! Hotel Jemaah Haji Indonesia di Madinah Dekat Masjid Nabawi

News

Lebaran, Ratusan Napi di Rutan Tanjung Diganjar Remisi
Jurnalis Al Jazeera

News

Israel Hentikan Penyelidikan Perkara Ricuh di Pemakaman Jurnalis Al Jazeera

News

Rudal Tepat Sasaran; Rusia Pamer Kekuatan
Forda Kalsel

News

Forda Kalsel 2022 Resmi Ditutup, Banjarmasin Juara Umum
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com