Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif Kebakaran di Tabalong, Satu Ruko dan Rumah Hangus Dilalap Api Siapa yang Bakal Mengisi Pasar Baru Batuah? Prototipe Era Presiden Jokowi, Tak Murni APBN

Panglima TNI Bongkar Kebohongan Kasus Tiga Prajurit Gugur Ditembak KKB

- Apahabar.com     Sabtu, 19 Maret 2022 - 14:43 WITA

Panglima TNI Bongkar Kebohongan Kasus Tiga Prajurit Gugur Ditembak KKB

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membongkar kebohongan dari Komandan Kompi terkait kronologi tiga prajurit TNI yang tewas akibat serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, 27 Januari lalu.

Dalam paparannya Andika menyebut Komandan Kompi (Danki) turut menjadi penyebab tewasnya ketiga prajurit tersebut.

“Ternyata hasilnya berbohong. Yang terjadi bukan yang dilaporkan dan yang terjadi ini disembunyikan oleh si Danki dari komandan batalyon,” kata Andika di akun YouTube resminya, Jumat (18/3).

Menurut Andika Danki ikut berperan sehingga memicu insiden penyerangan KKB. Danki tidak memperhitungkan dan menyepelekan lokasi gelar pasukannya.

“Jadi betul yang melakukan tindak pidana pembunuhan adalah kelompok bersenjata, tapi juga ada peran nih, peran penggelaran oleh komandan kompi yang dalam hal ini sebagai komandan pos, di tempat yang tidak diperhitungkan dan disepelekan,” kata dia.

Andika lantas mengungkap alasan Danki menggelar pasukan di lokasi kejadian yang berujung penyerangan KKB hingga menewaskan tiga prajurit.

Menurut Andika, Danki menggelar pasukan dengan pertimbangan hanya demi mendapat uang tambahan untuk pengamanan. Andika tak bisa menutupi kejengkelannya.

“Karena kita di sini semuanya memikirkan dukungan, kemudian bagaimana melindungi anggota, di sana hanya begini-begini aja rupanya,” kata dia.

“Maksudnya, pertimbangan pendek sekali, hanya soal ‘ooh kita dapat uang tambahan untuk pengamanan di situ,’ dikorbankan semua,” imbuhnya.

Dari kasus ini Andika memerintahkan POM TNI dan TNI AD memproses hukum Danki atas kesalahannya.

“Saya ingin ada proses hukum terhadap danpos ini atau komandan kompi ya. Dituntaskan supaya jadi pembelajaran juga,” kata Andika.

Tiga TNI gugur setelah diserang oleh KKB di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis 27 Januari lalu.

Prajurit yang gugur adalah Serda Rizal dan Pratu Baraza dari Satgas Pamtas Mobile Yonif R 408/SBH. Satu lainnya bernama Pratu Rahman.

Dari informasi yang dihimpun, kontak tembak terjadi sekitar pukul 05.00 WIT. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang telah dicap sebagai kelompok teroris itu menyerang pos pengamanan TNI di sana.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PKT

News

Cegah Penyelewengan Pupuk Subsidi, PKT Gandeng Kejati Kaltim Gelar Sosialisasi
Senam Sicita hybrid Masuk MURI

News

Di Kalsel, Ribuan Peserta Ikut Senam Sicita Pecahkan Rekor MURI
Presiden Jokowi

News

Langkah Jokowi Dorong Produksi Kendaraan Listrik, Beri Insentif-Pangkas Regulasi

News

Kalau Masih Doyan Produk Impor, Presiden Jokowi Ancam Potong DAK Daerah
HUT HIPMI ke-50

News

HUT HIPMI ke-50, Denny Indrayana: Pemberantasan Korupsi & Mafia Hukum Adalah Pilar Kemajuan Dunia Usaha
Perang

News

Dewan Keamanan PBB Bahas Isu Penggunaan Senjata Kimia di Ukraina
Kebakaran

News

Tadi Malam Jago Merah Mengamuk di Jangkung Tabalong, Rumah dan Bengkel Terbakar
THR

News

Dear PNS…Yuk Cek Besaran & Jadwal Cair THR Tahun Ini!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com