Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Pemprov Lapor ke Wakil Rakyat Mau Tambah Modal Inti Bank Kalsel

Awal tahun ini, para pemegang saham mulai menambahkan modal  PT Bank Pembangunan Daerah Kalsel atau Bank Kalsel untuk capai modal inti
- Apahabar.com     Jumat, 18 Maret 2022 - 09:18 WITA

Pemprov Lapor ke Wakil Rakyat Mau Tambah Modal Inti Bank Kalsel

Wakil Gubernur Kalsel H Muhidin laporan penambahan modal inti Bank Kalsel 2022. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Awal tahun ini, para pemegang saham mulai menambahkan modal  PT Bank Pembangunan Daerah Kalsel atau Bank Kalsel untuk capai modal inti minimum Rp 3 Triliun.

Pemprov Kalsel misalnya, pemegang saham mayoritas ini melaporkan rencana penambahan modal mereka pada  para perwakilan rakyat Kalsel di Rumah Banjar.

“Kalau BPD diberikan kesempatan sampai 2024. Kalau modal intinya tak dipenuhi Rp 3 triliun, Bank Kalsel turun kasta jadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR),” kata Wakil Gubernur Kalsel, H Muhidin usai laporkan rencana penambahan modal dalam Paripurna DPRD Kalsel, Rabu (16/3).

Penambahan modal inti ini  sesuai dengan Peraturan OJK 12 tahun 2020 tentang konsolidasi bank umum. Belied ini mewajibkan perbankan memiliki modal inti Rp 1 triliun di 2020, lalu naik Rp 2 triliun di 2021 dan Rp 3 triliun pada 2022.

Menurut Muhidin, penambahan modal inti ini menjadi punya peran penting dalam menunjang pembangunan bidang perekonomian Kalsel.

Ia berharap dengan penambahan modal pemegang saham para Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dapat sinergi dan saling bekerja sama.

Untuk jumlah penambahan modal inti Bank Kalsel, Muhidin mengatakan akan disesuaikan dengan keuangan daerah. Pastinya kata dia Pemprov akan menjadi pemegang saham mayoritas dibanding 13 kabupaten dan Kota di Kalsel.

Merespons itu, Ketua DPRD Kalsel H Supian HK mengatakan soal pentingnya kolaborasi antara Pemprov Kalsel dengan Pemerintah Kabupaten Kota untuk memenuhi modal inti Bank Pembangunan Daerah.

Menurutnya, penyertaan modal Pemprov Kalsel akan dibahas di Komisi II DPRD Provinsi. “Terkait penyertaan modal dari Pemprov akan dibahas di Komisi II, kemudian akan diputuskan di Badan Anggaran,” katanya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Zakat

Bank Kalsel

Bank Kalsel Serahkan Zakat Melalui Pemkab Banjar

Bank Kalsel

Wadahi Kreativitas Musisi Banua, Bank Kalsel Gelar Lomba Cipta Lagu
apahabar.com

Bank Kalsel

Agar Harga Beras Tak Jatuh, Bank Kalsel Tawarkan Solusi

Bank Kalsel

Dongkrak Pariwisata-Ekonomi Kalsel, South Kalimantan Travel Mart 2021 Digelar
apahabar.com

Bank Kalsel

Bank Kalsel Tandatangani PKO FLPP dengan Kementerian PUPR

Bank Kalsel

Lestarikan Kearifan Lokal, Bank Kalsel Sponsori Pentas Budaya di Banjarbaru
Bank Kalsel

Bank Kalsel

Intip Karir Hanawijaya, Direktur Baru Bank Kalsel
apahabar.com

Bank Kalsel

Bandara Syamsuddin Noor Internasional Dinilai akan Undang Banyak Investor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com