Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat

Penolakan Pemindahan Ibu Kota ke Banjarbaru, Dewan Kalsel Nampaknya Pesimis

Pemerintah Kota Banjarmasin dan para elit politik kota menolak pemindahan ibu kota ke Banjarbaru. Legislator Kalsel,
- Apahabar.com     Rabu, 30 Maret 2022 - 18:17 WITA

Penolakan Pemindahan Ibu Kota ke Banjarbaru, Dewan Kalsel Nampaknya Pesimis

Pintu gerbang Banjarbaru ibu kota Kalsel yang berbatasan dengan Kabupaten Banjar. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin dan para elit politik kota menolak pemindahan ibu kota ke Banjarbaru. Legislator Kalsel, Haryanto nampaknya pesimis judicial riview bakal dikabulkan……………………..

Pemkot Banjarmasin, tekan anggota Komisi I DPRD Kalsel ini, harus punya alasan yang kuat dan logis terkait judicial review UU Nomor 8 2022 yang disahkan 16 Maret lalu.

Walau terkesan pesimis usaha judicial riview membuahkan hasil maksimal, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta semua pihak dapat saling menghargai upaya. Antar masyarakat yang menolak dan DPR RI yang menghasilkan UU 8 2022.

Ia mengatakan para penggugat harus bisa membuktikan bahwa UU tersebut bertentangan dengan UUD 1945.

Selain itu penggugat harus punya legal standing.”Harus bisa membuktikan kerugian tersebut bersifat khusus (spesifik) dan aktual atau setidak-tidaknya bersifat potensial yang menurut penalaran yang wajar dapat dipastikan terjadi, dengan pemberlakuan UU No 8 Tahun 2022,” katanya.

Sekadar diketahui, UU 8 Tahun 2022 mengantikan UU warisan Republik Indonesia Serikat (RIS)  UU Nomor 25 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Otonom Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

UU lama ini dibentuk pada 7 Desember 1956 dan masuk Lembaran Negara Tahun 1956 Nomor 65, Tambahan Lembaga Negara Republik Indonesia Nomor 1106.

Provinsi Kalsel ditetapkan terdiri dari 11 kabupaten dan dua kota. Yakni, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Batola, Kabupaten Tapin, Kabupaten HSS, Kabupaten HST, Kabupaten HSU, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Tanbu, Kabupaten Balangan, Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Operasi Jaran Intan 2022, Polres Tanah Bumbu Ungkap 10 Kasus Curanmor
Alfamart gambut

Hot Borneo

UPDATE Insiden Maut Alfamart Gambut, Tiga Korban Belum Boleh Pulang

Hot Borneo

Carut-Marut Megaproyek Sekumpul, Pemkab Tak Banyak Dilibatkan
Polres Kapuas

Hot Borneo

Miliki Sabu 6,35 Gram, Warga Kapuas Ditangkap Polisi
Kecelakaan

Hot Borneo

Kecelakaan Beruntun Balikpapan, Satu Pengendara Luka dengan Bola Mata Keluar!
Sapi Kalsel Ditolak Masuk Kaltim

Hot Borneo

Waspada Wabah PMK, Puluhan Sapi dari Kalsel Ditolak Masuk Kaltim
Syahrun Tala

Hot Borneo

Licinnya Syahrun Eks DPRD Tala yang Tertangkap Lagi, Hambur Sawit untuk Kabur

Hot Borneo

Anggota MPR RI Novri Ompusunggu Gelar Sosialisasi 4 Pilar di SMKS Al Hidayah Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com