Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Presiden Jokowi Sebut Pemindahan IKN untuk Pemerataan Pembangunan

- Apahabar.com     Selasa, 15 Maret 2022 - 09:40 WITA

Presiden Jokowi Sebut Pemindahan IKN untuk Pemerataan Pembangunan

Presiden Jokowi menyampaikan alasan pemindahan ibu kota negara untuk pemerataan pembangunan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Presiden Joko Widodo menyampaikan alasan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Dia menyebut pemindahan itu untuk pemerataan pembangunan.

“Yang paling penting pemindahan ini untuk pemerataan, untuk keadilan,” kata Jokowi dalam siaran langsung yang disiarkan YouTube Setpres, Selasa (15/3/2022).

Dia berkata Indonesia saat ini memiliki 17 ribu pulau, tapi 56 persen penduduk ada di Pulau Jawa. Menurut dia beban Pulau Jawa sudah terlalu berat. Itu belum ditambah dengan perputaran ekonomi yang 58 persennya berada di Jawa.

“Artinya apa, magnetnya ada di Jawa dan Jakarta. Oleh sebab itu harus ada magnet lain sehingga dari 17 ribu pulau ini semua tidak menuju ke Jawa, sehingga beban Jawa, beban Jakarta tidak semakin berat. Jadi dimulai dari sana. Pemerataan dan keadilan,” papar Jokowi.

Jokowi menyampaikan upaya pemindahan ibu kota negara sudah dilakukan pada masa Presiden Soekarno. Tapi saat itu, pemindahan urung dilakukan. Tak hanya di era Bung Karno, pada masa kekuasaan Soeharto sampai SBY, upaya pemindahan ibu kota masih tetap dilakukan.

“Ini kan sebetulnya dari proses yang panjang. Gagasan untuk memindahkan ibu kota ini sudah pernah diputuskan Bung Karno kira-kira tahun 1957. Tapi karena pergolakan, mundur, mundur, akhirnya tidak jadi,” kata Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memakai sarung saat berkemah di Ibu Kota Negara (IKNNusantara, Senin (14/3) malam.

Jokowi menghabiskan malam bersama beberapa menteri. Beberapa di antaranya adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono alias Pak Bas, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

kebakaran batu piring

Hot Borneo

BREAKING NEWS! Rumah Warga di Batu Piring Balangan Terbakar
datu kelampayan

Hot Borneo

Untuk Umum, Haul Datu Kelampayan Bakal Digelar di Mahligai Pancasila Banjarmasin
Habib Banua

Hot Borneo

Siapa Bang Dhin? Sosok Disebut Habib Banua Cocok Jadi Gubernur Kalsel 2024
KUrban

Hot Borneo

Sejak 2010, Mardani Melalui Yayasan Haji Maming Bagikan 150 Ekor Sapi Kurban Setiap Tahun
ASN

Hot Borneo

Masih Mudik, Sejumlah ASN Pemprov Kalsel Kerja dari Rumah

Hot Borneo

Asyik, Wisatawan Bisa Nikmati Fasilitas Kolam Renang di Goa Lowo Kotabaru
Korban Kebakaran Kapuas

Hot Borneo

Pascakebakaran Hebat di Kapuas, Waspada; Cek Kompor-Listrik

Hot Borneo

Tokoh Banua Sambangi Warga Pasar Batuah, Pinta Wali Kota Banjarmasin Hindari Korban
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com