Kejati Telaah Permintaan PUPR Kalsel Kawal 40 Proyek Strategis Pilih Ketua, IDI Kalsel Siap Gelar Muswil 2022 di Kotabaru Sengketa Alabio: Pemkab Melawan, Pedagang Mengadu ke PTUN hingga KASN! Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa Geger Jasad Pria Tertelungkup di Pantai Melawai Balikpapan

Ratusan Industri Mikro Banjarmasin Perlu Suntikan Modal

Persoalan terakhir mereka ini minim pengetahuan tentang pembukuan. Tidak mengerti mana duit modal mana duit dapur.
- Apahabar.com     Rabu, 30 Maret 2022 - 00:44 WITA

Ratusan Industri Mikro Banjarmasin Perlu Suntikan Modal

Ilustrasi kain Sasirangan. Foto: Media Indonesia.

apahabar.com, BANJARMASIN – Ratusan pelaku usaha mikro dan kecil di Kota Banjarmasin memerlukan pembinaan agar mereka bisa lebih berkembang dalam mengelola usahanya.

Ketua himpunan pengusaha mikro kecil Indonesia (Hipmikindo) Banjarmasin, Salahudin Bahri mengakui kehidupan para pengusaha yang tergabung dalam organisasinya tersebut memerlukan uluran tangan dalam pembinaan.

“Masalahnya banyak persoalan yang dihadapi oleh kalangan industriawan rumahan tersebut dalam mengembangkan usahanya, seperti yang pasti adalah kekurangan modal usaha,” katanya, Selasa (29/3) dilansir Antara.

Masalah lain adalah bagaimana cara memasarkan produk kecil. Yang sebagian besar adalah makanan kecil atau cemilan. Sementara para pengusahanya juga sebagian besar adalah ibu-ibu atau emak-emak.

Padahal, kata dia, makanan kecil yang dikembangkan tersebut perlu dipasarkan atau dipopulerkan karena hasil dari budaya asli setempat. Seperti misalnya abon ikan haruan, kripik ikan, dodol, rempi, dan makanan kecil yang lain.

Selain makanan kecil, juga ada perajin sasirangan, kerajinan tas purun, konveksi dan kerajinan bahan lokal lainnya.

Kemasan produk juga masih tertinggal bentuknya dibandingkan dari produk industri kecil dari Pulau Jawa. Padahal jika kemasannya bagus maka produk mikro Kota Banjarmasin bisa dijadikan bahan cenderamata.

“Persoalan terakhir mereka ini minim pengetahuan tentang pembukuan, tidak mengerti mana duit modal mana duit dapur, seringkali duit modal disangka duit dapur akhirnya modal habis dan gulung tikar,” katanya lagi.

Saat ini Hipmikindo Kota Banjarmasin yang berdiri sejak tujuh tahun silam memiliki 150 anggota. “Mereka dibantu dalam promosi seperti pameran, atau pelatihan dengan instansi yang terkait,” ujarnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Punya Segudang Ponpes, Kalsel Perlu Wirausaha Santri
Kebakaran

News

Tadi Malam Jago Merah Mengamuk di Jangkung Tabalong, Rumah dan Bengkel Terbakar
Eks Mendag

News

Penuhi Panggilan Kejagung, Eks Mendag Lutfi Hemat Bicara!
Usai Viral Pamer Payudara di TikTok, Wanita ini Akhirnya Minta Maaf. Foto-Istimewa

News

TikTokers Berhijab Pamer Payudara Minta Maaf, NU Ingatkan Bijak Bermedsos
Keuangan

News

Sri Mulyani: Lebih Hati-Hati Tarik Utang Tahun Depan

News

Ditetapkan Jadi Tersangka, Inilah Motif Bupati Bogor Suap Anggota BPK Jabar Rp1,9 Miliar
Batu Bara Kalsel

News

Realisasi Investasi Kalsel Lampaui Target Nasional, Banjarmasin Termoncer
Migor

News

Minyak Goreng Semakin Langka, Pemkot Balikpapan Bakal Sidak Retail
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com