Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Siap-Siap, Sinyal Naiknya Harga BBM Pertamax Makin Kencang!

- Apahabar.com     Selasa, 22 Maret 2022 - 18:57 WITA

Siap-Siap, Sinyal Naiknya Harga BBM Pertamax Makin Kencang!

Ilustrasi Pertamax. Foto-istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian BUMN sudah melayangkan sinyal akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 92 atau bensin Pertamax.

Mengacu data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harga keekonomian BBM Pertamax itu kini telah mencapai Rp 14.526 per liter. Hal itu dipicu atas melonjaknya harga minyak mentah dunia yang saat ini nyaman bertengger di level US$ 100 per barel.

Jauh dari harga keekonomian, harga BBM Pertamax yang dijual oleh PT Pertamina (Persero) mencapai Rp 9.000 per liter. Hal itu tentunya akan membuat Pertamina selaku penjual BBM Pertamax ini nombok besar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pemerintah masih meminta Pertamina untuk tidak menaikkan harga BBM jenis bensin Pertalite (RON 90) ke masyarakat, meski di tengah melonjaknya harga minyak mentah dunia.

Menurutnya ini dilakukan karena pemerintah masih memberikan kompensasi kepada Pertamina atas penjualan Pertalite. “BBM nggak naik.. Pertalite gak diubah dan ini sebabkan nanti (pemerintah) bayar kompensasi ke Pertamina,” tuturnya saat diwawancara Chairman & Founder CT Corp Chairul Tanjung dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2022, Selasa (22/3/2022).

Sri Mulyani tidak menjelaskan gamblang terkait nasib harga Pertamax, namun menurutnya ini bisa saja terkena imbas dari kenaikan harga minyak dunia karena termasuk BBM non subsidi dan mayoritas dikonsumsi oleh masyarakat golongan atas.

“..Pertamax kena karena dia nggak disubsidi, untuk masyarakat atas,” ujarnya.

Arya Sinulingga, Staf Khusus Menteri BUMN, mengatakan sudah saatnya harga jual bensin Pertamax dikaji ulang. Seperti diketahui, harga bensin Pertamax hingga saat ini masih di banderol Rp 9.000 per liter, tidak naik sejak dua tahun lalu.

Menurut Arya, perlu dikaji ulangnya harga jual Pertamax ini karena bensin ini sudah dikonsumsi oleh mobil mewah.

“Sudah saatnya dihitung ulang berapa harga yang layak yang diberikan Pertamina untuk harga Pertamax yang dikonsumsi oleh mobil-mobil mewah. Ini untuk keadilan semua,” tuturnya, Selasa (22/3/2022).

Dia memaparkan, porsi konsumsi Pertamax oleh masyarakat sekitar 13% dari total konsumsi BBM di Indonesia. Bila harga Pertamax terus dipertahankan di bawah harga keekonomiannya, maka menurutnya Pertamina memberikan subsidi pada mobil mewah.

“Seperti diinformasikan, harga BBM dunia naik dan seperti hitungan dari kawan-kawan Kementerian ESDM RON 92 atau Pertamax itu harga keekonomiannya Rp 14.500. Dan kita tahu Pertamax ini jumlahnya 13% dari konsumsi BBM di Indonesia dan pada umumnya mobil-mobil mewah,” tuturnya.

“Dengan harga BBM Pertamax Rp 9.000 ini bisa dikatakan posisinya Pertamina saat ini seakan-akan mensubsidi Pertamax. Dan ini jelas, artinya Pertamina subsidi mobil mewah yang pakai Pertamax. Ini perlu dihitung ulang supaya ada juga keadilan, jangan sampai Pertamina memberikan subsidi yang begitu besar kepada mobil mewah yang memanfaatkan Pertamax,” lanjutnya.

Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengakui bahwa harga keekonomian bensin Pertamax memang ada gap yang cukup besar. “Memang ada gap besar. Kami masih mereview dan juga berkoordinasi dengan stakeholder,” terang Irto kepada CNBC Indonesia, Senin (21/3/2022).

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Tahura Music Festival 2022: Akaracita Tampil Mendayu di Tengah Kepungan Rock
Pembunuhan tabalong

Hot Borneo

BREAKING! Pembunuh Warga Marindi Tabalong Ditangkap

Hot Borneo

Kasus Manusia Gurun Rektor ITK di Balikpapan, Saksi dan Pelapor Diperiksa
Video syur

Hot Borneo

Gempar Video Syur di Berau, Diduga Pemeran Kabur
Polres Kotabaru

Hot Borneo

Sabet Penghargaan, Polres Kotabaru Raih Nilai IKPA Tertinggi se-Kalsel
Revitalisasi Sekumpul

Hot Borneo

Anomali Paving Blok Megaproyek Sekumpul: Tak Masuk RAB, Disemen Setelah Panen Kritikan
ASN

Hot Borneo

Berikut Jadwal Cuti Bersama Lebaran ASN di Banjarmasin, Pelayanan Juga Tutup

Hot Borneo

Viral Jalan ‘Bubur’ Mekar Jaya Angsana, Ternyata Proyek Multiyears
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com