Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ehemm, H Sondani Jatuh Hati pada Pandangan Pertama

Awas! Kelebihan Nutrisi Saat Sahur Picu Penyakit Metabolik

- Apahabar.com     Sabtu, 16 April 2022 - 04:43 WITA

Awas! Kelebihan Nutrisi Saat Sahur Picu Penyakit Metabolik

Ilustrasi makanan sehat. Foto: Pexels via Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Menyantap makanan tinggi kalori saat sahur dan berbuka puasa rupanya bisa menyebabkan kelebihan nutrisi yang memicu penyakit metabolik.

“Kelebihan nutrisi nantinya dapat memicu obesitas atau penyakit metabolik seperti diabetes, hipertensi, dislipidemia, gagal ginjal, gagal jantung,” kata Spesialis Penyakit Dalam dari Universitas Indonesia, dr. Bonita Effendi, Sabtu (16/4) dilansir Antara.

Kelebihan nutrisi, kata dia, membuat tubuh tidak bisa memperoleh manfaat dari puasa yang bisa memperbaiki metabolisme, menurunkan berat badan, kadar kolesterol dan kadar gula darah, detoksifikasi, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga menjaga kesehatan jantung.

Menurut Bonita, sebaiknya pemenuhan nutrisi harus tetap dapat menunjang kesehatan dan daya tahan tubuh selama menjalankan ibadah Ramadan. Dia mencontohkan pola makan yang bisa ditiru selama sehari.

Untuk buka puasa, Anda bisa memakan dua atau tiga butir kurma dan minum segelas air putih. Setelah magrib, makanlah satu porsi nasi putih, sepotong ayam, sepotong tempe atau tahu, semangkuk sayur, satu jenis buah dan dua gelas air putih.

Setelah salat tarawih, Anda bisa makan satu macam buah dan dua gelas air putih. Saat sahur, makanan yang dikonsumsi bisa terdiri dari seporsi nasi putih, sepotong ikan, seporsi sayur, sepotong melon atau semangka dan dua gelas air putih. Menjelang imsak, makanlah satu macam buah dan minum segelas air putih atau susu.

Berdasarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Kementerian Kesehatan, makanan pokok dalam sekali makan bisa terdiri dari 150 gram nasi (setara tiga centong nasi atau tiga potong kentang dengan berat 300 gram, atau 1,5 gelas mie kering setara 75 gram), lauk hewani berupa 75 gram ikan kembung setara dengan dua potong ayam tanpa kulit, sebutir telur ayam ukuran besar (55 gram).

Juga dua potong daging sapi sedang (70 gram) ataupun lauk nabati berupa 100 gram tahu setara dengan tempe, semangkuk sayur sedang setara 150 gram, dua potong sedang pepaya (150 gram) setara dua buah jeruk sedang (110 gram) atau satu buah pisang ambon ukuran kecil (50 gram).

“Jadi, selain beribadah di Ramadan, tubuh juga bisa lebih sehat. Jangan lupa tetap melakukan olahraga rutin,” katanya.

Bonita menambahkan individu dengan penyakit penyerta tertentu sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai persiapan sebelum berpuasa, terutama jika ada obat-obatan rutin yang sebaiknya tetap harus dilanjutkan. Individu dapat berkonsultasi untuk mengetahui apakah ada perubahan dosis atau waktu konsumsi obat agar tetap terkontrol.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Presiden Jokowi

News

Langkah Jokowi Dorong Produksi Kendaraan Listrik, Beri Insentif-Pangkas Regulasi
Banjarmasin

News

Bangkitkan Semangat Remaja Masjid di Kalsel, 7 Pengurus FKAM Dilantik

News

Munas BEM Ke-XV, Paman Birin Bicara Mimpi Besar Kalsel
China Eastern Airlines Jatuh

News

China Eastern Airlines Jatuh, KBRI Beijing dan KJRI Guangzhou Pantau Data Korban
Bayi Mantuil

News

Fakta Mencengangkan, Bayi Tewas di Mantuil Dibuang Saat Masih Hidup
KTP digital

News

KTP Digital Segera Berlaku di Banjarmasin, Kartu Fisik Dihapus?
Setelah Undang Pasangan Gay ke Podacast, Followers Intagram Deddy Corbuzier Berkurang 8 Juta. Foto-Istimewa

News

MUI Kritik Podcast Deddy Corbuzier Undang Pasangan LGBT: Bukan Toleransi!
Prof Ova Emilia

News

Sah! Ova Emelia Terpilih Jadi Rektor UGM Periode 2022-2027
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com