Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir

Begini Kesaksian Warga Alalak Batola Terkait Sosok AS yang Diduga Akhiri Hidup Terjun ke Sungai

- Apahabar.com     Selasa, 12 April 2022 - 19:52 WITA

Begini Kesaksian Warga Alalak Batola Terkait Sosok AS yang Diduga Akhiri Hidup Terjun ke Sungai

Anggota TNI tampak berada di lokasi kejadian hilangnya warga yang diduga terjun ke sungai Alalak, Batola. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Kabar warga Alalak Barito Kuala berinisial AS (33) yang diduga mengakhiri hidup dengan cara terjun ke sungai pada Selasa (12/4) masih simpang siur.

Warga sekitar Iwo Sucipto (50) misalnya, ia mandapat kabar bahwa AS diduga terjun ke belakang rumahnya sekitar pukul 05.00 Wita. Namun, ia juga tak berani memastikan kabar tersebut.

“Infonya ada yang bilang cebur ke air ada juga yang tidak,” ujarnya.

Yang jelas, sambung Iwo, AS telah melakukan upaya bunuh diri dengan menerjunkan diri ke sungai. Sebab, ia meninggalkan sepucuk surat yang ditujukan kepada seorang wanita.

“Ada bercak darah juga di surat itu,” ucapnya.

Iwo melanjutkan, AS diketahui salah satu guru honorer di sekolah menengah di Alalak. Dia seorang yang kurang bergaul dengan masyarakat sekitar. Kebiasaannya duduk di depan rumah.

“Orangnya sering bicara dan lucu juga,” terang Iwo.

Sebelumnya diberitakan apahabar.com, seorang pria berinisial AS (33), diduga mengakhiri hidup dengan cara terjun ke Sungai Alalak di Kecamatan Alalak, Barito Kuala, Selasa (12/4).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah relawan, warga Kelurahan Berangas Tengah itu diperkirakan terjun ke sungai sekitar pukul 05.00 Wita dan sampai sekarang belum ditemukan.

Kemudian di lokasi kejadian, warga juga menemukan secarik kertas yang berisi pesan terakhir dari AS. Dari kalimat pertama, surat itu ditujukan kepada seorang wanita.

“Marlina, maafkan Aa lah. Aa kada tahu lagi kayapa nah. Aa sayang lawan ikam, tapi Aa kada sanggup lagi memikirkannya. Bagi Aa surga dan neraka baru akan diketahui,” demikian petikan surat tersebut.

“Kada usah dicari mayat ulun. Kada usah dihauli mayat ulun. Maaf tak ada yang bisa bantu Aa ikam. Terpaksa Aa mati. Maaf,” tambah isi surat.

“STNK wan KTP ulun di warung Pak Ahmad di seberang rumah Bu Afah. Semua surat menyurat cari aja dalam lemari,” demikian isi terakhir surat AS.

Sementara ketika dikonfirmasi, Kapolres Batola AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, melalui Kapolsek Alalak Ipda Eko Ari Suhansyah, juga sudah mendapatkan informasi perihal kejadian tersebut.

“Info terakhir memang demikian. Sekarang kami masih mengecek kebenaran informasi tersebut di lapangan,” jelas Eko Ari.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Mayday

Hot Borneo

Mayday Mayday! Buruh PT SIS Adaro Bersurat ke Polres Tabalong Geruduk DPRD

Hot Borneo

TNI AL Tangkap 2 Kapal Angkut Minyak Sawit yang Dinakhodai WN China-Rusia
Tanah Bumbu

Hot Borneo

Festival Tanglong Meriahkan Malam Idulfitri di Tanah Bumbu
Polda Kaltim Kencing Solar

Hot Borneo

Diamankan! Ribuan Liter Solar dari ‘Kencing’ Dua Tug Boat di Perairan Kukar
Korban Penganiayaan WNA Korea Balikpapan

Hot Borneo

Satu Korban Penganiayaan WNA di Balikpapan Tetap Lanjutkan Laporan
Lebaran

Hot Borneo

Selain ke Kotabaru, Ditlantas Polda Kalsel Juga Pantau Pos Pengamanan di Tabalong

Hot Borneo

Sempat Bikin Bingung, E-Ticket Feri Batulicin-Tanjung Serdang Mulai Lancar
Margasari-Marabahan

Hot Borneo

Pasca Hujan, Truk Gabah Amblas di “Jalan Bubur” Margasari – Marabahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com