Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir

BI Segera Tingkatkan Batas Saldo Uang Elektronik Jadi Rp20 Juta

Bank Indonesia (BI) meningkatkan batas nilai yang dapat disimpan pada uang elektronik yang terdaftar atau registered dari
- Apahabar.com     Selasa, 19 April 2022 - 22:54 WITA

BI Segera Tingkatkan Batas Saldo Uang Elektronik Jadi Rp20 Juta

Bank Indonesia. Foto-Okezone

apahabar.com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) meningkatkan batas nilai yang dapat disimpan pada uang elektronik yang terdaftar atau registered dari Rp10 juta menjadi Rp20 juta berlaku mulai tanggal 1 Juli 2022.

Selain itu, batas nilai transaksi bulanan uang elektronik registered juga dinaikkan dari Rp20 juta per bulan menjadi Rp40 juta per bulan.

“Tujuannya memang karena semakin meningkatnya transaksi dalam nilai besar, sehingga ini kami selaraskan dengan kebutuhan masyarakat baik untuk e-commerce dan travelling,” kata Deputi Gubernur BI Juda Agung dalam Pengumuman Hasil RDG Bulanan Bulan April 2022 Cakupan Triwulanan di Jakarta, kutip Okezone, Selasa (19/4).

Transaksi ekonomi dan keuangan digital menunjukkan perkembangan pesat seiring peningkatan akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking.

Bank Sentral mencatat nilai transaksi uang elektronik pada triwulan I-2022 tumbuh pesat 42,06 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy) dan untuk keseluruhan tahun 2022 diproyeksikan meningkat 18,03 persen (yoy) hingga mencapai Rp360 triliun.

Nilai transaksi digital banking pada triwulan pertama tahun ini juga meningkat 34,9 persen (yoy) dan untuk keseluruhan tahun diproyeksikan naik 26,72 persen (yoy) hingga mencapai Rp51.729 triliun.

Juda menambahkan, perubahan batas maksimal saldo maupun transaksi tersebut pun berlaku untuk uang elektronik registered berbasis chip maupun server.

“Peningkatan batas saldo maupun transaksi juga sejalan dengan kebijakan Quick Code Response Indonesian Standard (QRIS) yang sudah kami naikkan,” ungkapnya.

BI terus mendorong inovasi sistem pembayaran termasuk dalam rangka mendukung program pemerintah dan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), serta mendorong akselerasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) yang inklusif dan efisien melalui kebijakan sistem pembayaran non tunai.

Otoritas Moneter juga akan terus melanjutkan upaya perluasan layanan BI-FAST melalui mobile banking serta meningkatkan komunikasi kepada masyarakat dan lembaga terkait.

Sinergi dengan pemerintah juga terus dilakukan untuk mendorong percepatan digitalisasi pembayaran melalui elektronifikasi bansos, transaksi pemerintah daerah, dan transportasi.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Ketum PBNU dan Menag Bertemu Megawati, Bahas Apa?

News

Viral Anak Digorok Ibu Gara-gara Bangunkan Sahur, Berikut Faktanya
Kominfo-UGM

News

Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS

News

Kurang Seminggu, Polsek Tapin Utara Amankan 3 Budak Sabu
Garuda

News

Garuda Indonesia Dapat PMN Rp7,5 Triliun, Dirut: Untuk Bayar Utang

News

Arab Saudi Umumkan Idulfitri 1443 Hijriah Jatuh 2 Mei
Pencuri Tanah Bumbu

News

Ditangkap! Dua Pencuri ATM di Angsana Tanah Bumbu
Penceramah

News

Tingkatkan Kewaspadaan, BNPT Urai Ciri Penceramah Radikal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com