Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia

Demo di Balikpapan, Massa Gagal Bertemu Anggota Dewan

- Apahabar.com     Senin, 11 April 2022 - 19:51 WITA

Demo di Balikpapan, Massa Gagal Bertemu Anggota Dewan

Meski ditandai dengan pembakaran ban, demonstrasi mahasiswa di depan kantor DPRD Balikpapan berlangsung kondusif. Foto: apahabar.com/Ahmad Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Aksi demonstrasi penolakaan penundaan pemilu juga terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (11/4).

Massa datang ke depan kantor DPRD setempat sekitar pukul 16.30 Wita. Kedatangan mereka dikawal puluhan petugas dan pagar berduri.

Mereka melayangkan sejumlah tuntutan, mulai dari kenaikan BBM, PPN, hingga penolakan terhadap penundaan pemilu 2024.

Mereka menilai wacana penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode dinilai mencederai demokrasi dan pengkhianatan amanah reformasi.

“Masa jabatan presiden dan wakil presiden sudah selayaknya diberi batasan yang jelas dalam sebuah konstitusi,” seru Taufik, koordinator aksi.

“Sebab suatu asas hukum mengatakan ‘inde Datae Leges be Fortior Omnia Posset’ artinya hukum dibuat agar yang kuat memiliki kekuasaan terbatas,” tegasnya.

Namun tak seorang anggota DPRD Kota Balikpapan yang menemui demonstran. Empat tuntutan yang dilayangkan pun belum mendapatkan jawaban.

Adapun empat tuntutan tersebut berisi menolak perpanjangan masa jabatan presiden dan wakil, serta penundaan pemilu 2024. Juga menolak dan mendesar pembatalan kenaikan BBM dan PPN 11 persen.

Massa yang mengatasnamakan Aliansi Kota Minyak Balikpapan itu juga menuntut Pemkot Balikpapan mencabut izin perusahaan yang merusak lingkungan di Teluk Balikpapan.

Sementara Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo, berharap demonstrasi berlangsung tanpa tindakan lain yang merusak.

“Sesuai arahan Kapolri, kami harus menjaga adik-adik mahasiswa sama seperti menjaga anak sendiri. Apalagi sekarang Ramadan, sehingga semuanya harus menjaga masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Aturan Baru, Siswa Belum Vaksin Wajib Hasil Tes PCR di Banjarmasin
Menteri Yaqut

Hot Borneo

Buka Konbes ke-25 GP Ansor di Kalsel, Menag: Berkhidmat Bagi Negeri Walau Ada Pandemi
Ketua Komisi I DPRD Tala, Yoga Pinis Suhendra

News

Vital Sokong KI Jorong, Pelabuhan Pelaihari Swarangan Belum Maksimal
Kormi Tapin

News

Target KORMI Tapin di Forda 2022: Emas hingga Fornas  

News

Keluar dari Penjara, Angelina Sondakh Menangis Hirup Udara Bebas
GP Ansor

News

Harlah 88 Tahun GP Ansor di Kalsel: Buka Puasa Bersama hingga Gelar Pasukan
Ulin teweh

News

Gara-Gara Ulin, 3 Warga Tapin Meringkuk di Teweh
demo

News

Mahasiswa Tuntut Wali Kota Balikpapan Segera Tuntaskan Persoalan Banjir dan Tambang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com