Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ehemm, H Sondani Jatuh Hati pada Pandangan Pertama Tim Iptu Widodo Bergerak ke Luar Amuntai, Duo Pengeroyok Bripda Akmal Diminta Serahkan Diri!

Di Depan Elite PDI Perjuangan, Cak Nun Sebut Presiden Sekarang Belum Tepat

- Apahabar.com     Senin, 11 April 2022 - 11:52 WITA

Di Depan Elite PDI Perjuangan, Cak Nun Sebut Presiden Sekarang Belum Tepat

Cak Nun menyambangi Sekolah Partai PDI Perjuangan (PDIP) di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, untuk mengisi ceramah. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Tokoh intelektual Muslim Indonesia Muhammad Ainun Nadjib atau Cak Nun berbicara soal pemimpin bangsa Indonesia dalam ceramahnya di acara buka bersama PDI Perjuangan (PDIP). Cak Nun menilai Indonesia dipimpin oleh presiden yang belum tepat.

Cak Nun mulanya menyebut negara-negara adikuasa yaitu Amerika Serikat dan Rusia yang tak benar-benar ‘berkuasa’. Dia kemudian membandingkan dengan bangsa Indonesia yang dapat melampaui mereka. Hanya, menurut Cak Nun, pemimpinnya belum tepat.

“Wahai Amerika, wahai Rusia, wahai semua negara yang merasa kuat dan adikuasa. Jangan pikir kalian benar-benar berkuasa karena kami adalah bangsa dengan peradaban dengan skala waktu 18 generasi,” kata Cak Nun dilansir dari detikcom, Minggu (11/4/2022).

“Sehingga ilmu kita, manajemen kita akan jauh melebihi kalian semua. Cuma sekarang belum tepat saja presidennya. Jangan marah,” imbuhnya.

Cak Nun menegaskan tak mengatakan presidennya salah. Hanya, sekali lagi, kata dia, belum tepat. Dengan demikian, ia meminta agar tak ada yang marah dengan pernyataannya itu.

“Jangan marah. Saya tidak mengatakan salah loh ya. Belum tepat. Lho kalau bahasa Jawa itu ada bener, ada pener, Mbak Puan. Itu sudah bener tapi belum pener,” ujar Cak Nun.

“Mohon maaf ya saya bukan mengkritik. saya itu penasaran dengan kebesaran Indonesia yang tidak bisa kita wujudkan,” imbuhnya.

Dia berharap lantas pesta demokrasi 2024 hadir sosok pemimpin yang membawa kesadaran baru. Dia mengandaikan sebuah revolusi besar yang yang membawa kesadaran baru

“Aku ingin besok pagi, sebelum dan sesudah 2024 kita akan mengalami revolusi besar dari dalam diri kita. Bukan revolusi untuk menjatuhkan presiden dan penguasa,” kata Cak Nun.

“Revolusi yang akan dipimpin oleh presiden dan para sesepuh lainnya. mereka yang akan memimpin kesadaran baru. mereka akan memimpin kelahiran baru Indonesia,” imbuhnya.

Cak Nun menyambangi Sekolah Partai PDI Perjuangan (PDIP) di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, untuk mengisi ceramah. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyebut kehadiran Cak Nun di acara buka bersama PDIP diundang langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Jadi sekolah kebangsaan dan kenegarawanan akan terus ditumbuh kembangkan oleh PDIP. Kehadiran Cak Nun ini atas undangan dari Ibu Megawati Soekarnoputri dan acara telah dipersiapkan khsus,” kata Hasto kepada wartawan, Minggu (10/4/2022).

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Sehari, Polisi Kapuas Bekuk Dua Budak Sabu
Kecelakaan Banjarmasin

News

BRAKKK! Motor Vs Truk di Pasar Lama Banjarmasin, Pemuda Meregang Nyawa
Pelabuhan Trisakti

News

Taat Prokes Dong..! Kala Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Mulai Disesaki Pemudik
vaksinasi tabalong

News

Tuntas Sehari, Ribuan Vaksin AstraZeneca Hampir Kadaluarsa Tabalong Ludes Disuntikkan
Abidin kalsel

News

Kala Legislator hingga Senator Kenang Dedikasi H Abidin

News

Sertu Eka dan Istri Dibunuh OTK di Papua, Jari Anaknya Putus
SAR

News

Keberadaan Pria Misterius Melompat dari Jembatan Kembar Darussalam Dilacak
PCR

News

DPR Dukung Syarat PCR-Antigen Dihapus, Tingkatkan Vaksinasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com