Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Digugat Besok, Pemkot Pamer Saksi Ahli UU Pemindahan Ibu Kota Kalsel

Selain Yusril, juga ada nama sejumlah akademisi.
- Apahabar.com     Senin, 18 April 2022 - 19:46 WITA

Digugat Besok, Pemkot Pamer Saksi Ahli UU Pemindahan Ibu Kota Kalsel

Kepala Bagian Hukum Setdakot Banjarmasin, Lukman Fadlun usai berziarah ke Makam Raja Banjar, Senin (18.4). apahabar.com/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Prof Yusril Ihza Mahendra dikonfirmasi masuk dalam daftar nama saksi ahli Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin di persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) nanti.

Gugatan sengketa ihwal UU Nomor 8 Tahun 2022 tentang Provinsi Kalimantan Selatan bakal didaftarkan Pemkot pada Selasa (19/4) besok.

Pemkot sendiri menyerahkan kuasa kepada Kepala Bagian Hukum Setdakot Banjarmasin, Lukman Fadlun.

Pemkot bersama Yusril sudah sempat melakukan diskusi terkait keberadaan UU Provinsi Kalsel yang dianggap kontroversi. Sebab, perancangannya dilakukan secara diam-diam dan minim partisipasi publik.

“Beliau [Yusril] bersedia jadi saksi ahli,” kata Lukman Fadlun, Senin (18/4).

Dalam waktu dekat, Pemkot Banjarmasin akan bersurat secara resmi menunjuk Yusril sebagai saksi ahli hukum tata negara.

Rekam jejak Yusril Ihza Mahendra memang tak perlu lagi diragukan. Sudah berpengalaman ikut terlibat dalam berbagai kasus gugatan. Ia juga memenangkan Jokowi–Ma’ruf Amin saat sengketa Pemilu 2019 silam.

Selain Yusril, ada sejumlah nama yang bakal dilibatkan Pemkot untuk turut menjadi saksi ahli di MK nanti. Di antaranya seperti Ichsan Anwary (akademisi Universitas Lambung Mangkurat) dan Subhan Syarief (ahli tata kota).

Sebelumnya, Prof Yusril sudah memberi sinyal positif terkait rencana pelibatannya di sengketa beleid pemindahan ibu kota provinsi Kalsel.

“Mereka menghubungi saya untuk jadi lawyer dalam pengujian UU tersebut ke MK. Tetapi sampai sekarang belum ada penunjukan secara resmi, termasuk surat kuasanya,” kata mantan menteri sekretaris negara ini dikonfirmasi apahabar.com, Rabu (13/4).

Ibnu Sina memang terus melakukan lobi dengan Prof Yusril. Awalnya, Pemkot akan menunjuk Kepala Bagian Hukum Setdakot Banjarmasin, Lukman Fadlun sebagai kuasa hukum.

Namun besar kemungkinan, Prof Yusril juga akan ikut ambil bagian diberi kuasa substitusi di persidangan nanti.

“Tetapi sampai hari ini belum ada perkembangan atas hal tersebut,” ujarnya.

Jegal Pemindahan Ibu Kota, Pemkot Banjarmasin Lobi Prof Yusril

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Terbakar Cemburu, Pria di Banjarmasin Barat Serang Istri dengan Pisau

Hot Borneo

Bang Rifqi Bongkar Dugaan Sawit di Luar HGU-Hutan: Negara Kehilangan Marwah!
Pemukulan Batulicin

Hot Borneo

Pukuli Korban Gegara Halangi Jalan, Supir Travel di Tanbu Ditangkap
IRT Balikpapan Main Judi

Hot Borneo

Duh, IRT Bersama Lima Rekannya di Balikpapan Terciduk Asyik Main Judi
Kilang Pertamina

Hot Borneo

Tim Puslabfor Tiba, Olah TKP Kebakaran Maut Kilang Balikpapan
Petani Sawit

Hot Borneo

Derita Petani Sawit Kotabaru: Harga Anjlok, Pabrik Menolak!

Hot Borneo

Kembali Dibuka, Titik Nol IKN Diserbu Ribuan Wisatawan
Salat Tarawih

Hot Borneo

Kejar Target! Jemaah Salat Tarawih di Kotabaru Divaksin Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com