Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ehemm, H Sondani Jatuh Hati pada Pandangan Pertama

Erick Thohir Sebut Hanya 20 BUMN yang Sehat

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan bahwa hanya 20 perusahaan negara yang memiliki kondisi
- Apahabar.com     Kamis, 21 April 2022 - 19:55 WITA

Erick Thohir Sebut Hanya 20 BUMN yang Sehat

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto-Okezone.com/KBUMN

apahabar.com,JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan bahwa hanya 20 perusahaan negara yang memiliki kondisi keuangan sehat. Sementara kondisi perseroan lainnya masih belum stabil.

Saat ini ada 41 BUMN, artinya cash flow 19 perusahaan negara masih terkontraksi akibat pandemi Covid-19. Erick pun berusaha agar jumlah BUMN yang masuk dalam list perusahaan sehat mencapai 30 perseroan.

“Hari ini 41 BUMN yang sehat pun 20 BUMN. Kita mau 30 BUMN yang semuanya sehat dan sebagai tempat bersaing,” ujar Erick saat peluncuran implementasi respectful workplace policy di Telkom Landmark Tower, Jakarta, kutip Okezone, Kamis (21/4).

Di lain sisi, Erick terus merampingkan jumlah BUMN. Pasalnya, dia menginginkan jumlah BUMN yang sedikit, namun memiliki kinerja yang sehat.

Meski begitu, proses perampingan BUMN memerlukan waktu. Dia berharap Menteri BUMN selanjutnya dapat meneruskan gagasan tersebut serta melanjutkan program transformasi BUMN.

Ihwal transformasi, Erick bercerita saat dirinya mendapatkan banyak kritikan hingga disebut menteri ngawur saat mengkritisi PT Telkom Indonesia Tbk, saat awal dia menjabat.

Kala itu, Erick meminta petinggi BUMN tidak anti perubahan di era disrupsi dan teknologi yang begitu pesat. Erick menilai kemajuan teknologi menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari.

Erick menyinggung Telkom yang justru mengandalkan keuntungan dari anak usahanya yakni Telkomsel. Kata Erick, industri telekomunikasi sudah jauh berubah dengan tidak sekadar menjual layanan pesan suara, melainkan juga data.

Menurutnya, dengan infrastruktur yang dimiliki, Telkom seharusnya bisa mengembangkan bisnisnya lebih masif. “Dulu, dibilang ini menteri nyela Telkom. Hari ini dapat kita lihat berapa valuasi Telkom berapa, Rp 450 triliun,” ungkap Erick.

Dia pun berpesan kepada seluruh insan BUMN untuk meneruskan transformasi dan perubahan agar program BUMN dapat berkelanjutan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hepatitis

News

Telusuri Penyebab Hepatitis Akut, Indonesia Lakukan Ini
Operasi Pasar Banjarmasin

News

Upaya Sesaat Pemkot Banjarmasin, Ribuan Liter Migor Disalurkan

News

Ratusan Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Terima Remisi Idulfitri

News

Duh, Suami di Tabalong Polisikan Istri Sendiri
Gendang Beleq

News

Jaga Kearifan Lokal, PT Aje & Buma Serahkan Gendang Beleq untuk Desa Makmur
Banjarmasin

News

Alasan Pandemi, Anggaran ‘Super Jumbo’ Pilkada Banjarmasin 2024 Dinilai Tak Relevan

News

Polsek Simpang Empat Tanbu Gulung Dua Pengedar dan Satu Pemakai Sabu
Senam Sicita hybrid Masuk MURI

News

Di Kalsel, Ribuan Peserta Ikut Senam Sicita Pecahkan Rekor MURI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com