Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir

Geramnya Rusia, Turki Jual Drone ke Ukraina

Turki memiliki hubungan baik dengan keduanya dan telah mengambil peran mediasi dalam konflik antara Rusia dan Ukraina.
- Apahabar.com     Sabtu, 9 April 2022 - 14:00 WITA

Geramnya Rusia, Turki Jual Drone ke Ukraina

Perusahaan pertahanan Turki Baykar telah menjual drone ke Kiev meskipun ada keberatan dari Rusia. Foto: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Rusia memprotes aksi Turki menjual pesawat nirawak atau drone bersenjata Bayraktar TB2 ke Ukraina.

“Rusia kesal dan dari waktu ke waktu mereka mengeluh tentang penjualan drone. Mereka dulu pernah mengeluh (tentang hal serupa) dan sekarang mengeluh lagi,” kata seorang pejabat tinggi Turki saat bertemu dengan media asing, seperti dilansir Reuters, Sabtu (9/4).

Pejabat Turki itu menambahkan bahwa penjualan drone bersenjata itu dilakukan oleh perusahaan swasta Turki dan bukan kesepakatan antarnegara.

“Tetapi kami telah memberikan jawabannya … bahwa ini adalah (penjualan) perusahaan swasta dan pembelian drone ini juga telah dilakukan sebelum perang,” katanya.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim pasukannya ke Ukraina pada 24 Februari untuk melakukan aksi yang disebutnya sebagai “operasi militer khusus” demi mendemiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina.

Sementara Ukraina dan negara-negara Barat mengatakan bahwa Putin melancarkan perang agresi yang tidak beralasan.

Turki telah menjalin hubungan dekat dengan Rusia dalam kerja sama di bidang energi, pertahanan dan perdagangan, dan sangat bergantung pada turis Rusia.

Perusahaan pertahanan Turki Baykar telah menjual drone ke Kiev meskipun ada keberatan dari Rusia dan menandatangani kesepakatan untuk memproduksi lebih banyak drone sebelum invasi, dan langkah itu membuat marah Moskow.

Turki, yang merupakan anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), berbagi perbatasan laut dengan Ukraina dan dengan Rusia di Laut Hitam. Turki memiliki hubungan baik dengan keduanya dan telah mengambil peran mediasi dalam konflik antara Rusia dan Ukraina. Turki juga telah menjadi tuan rumah untuk perundingan damai dan berupaya untuk menyatukan presiden kedua negara.

Walaupun Turki mendukung Ukraina dan mengkritik invasi Rusia, Turki juga menentang sanksi Barat yang meluas terhadap Moskow.

Turki mengatakan saluran komunikasi harus tetap terbuka dan menyatakan keraguan atas efektivitas tindakan sanksi terhadap Rusia.

Ankara juga menentang kebijakan Rusia di Suriah dan Libya, serta aneksasi Krimea pada 2014.

Setelah pembicaraan damai antara para perunding di Istanbul pekan lalu, Ukraina mendaftarkan beberapa negara, termasuk Turki dan sejumlah anggota Dewan Keamanan PBB, sebagai penjamin potensial bagi keamanan Kiev.

Birokrat Turki mengatakan beberapa negara yang terdaftar sebagai penjamin keamanan itu mungkin akan menghadapi “masalah hukum”, namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Turki telah mengatakan pada prinsipnya siap untuk menjadi penjamin Ukraina, tetapi rincian format untuk peran itu perlu diselesaikan.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Jet Pribadi Banjarmasin

News

Mau Mudik Pakai Jet Pribadi? Rute Banjarmasin Juga Ada
Ganjar Pranowo

News

Jawab Ganjar Soal Nyinyir Aksi 33 Gubernur Bawa Air dan Tanah ke IKN Nusantara Dianggap Klenik
Bus Banjarbakula

News

Bus Banjarbakula Koridor 1 Mulai Beroperasi, Catat Rutenya!
Hewan Banjarmasin

News

Instruksi Bupati Fikry: Setop Distribusi Sapi dan Kambing
Bus Ciamis

News

Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan
Mudik

News

Penumpang Melonjak Jelang Mudik, Garuda Siapkan Penerbangan Tambahan

News

Kremlin Ungkap Jokowi dan Putin Teleponan Bahas KTT G20, Ini Isinya

News

Punya Nilai 500 Triliun, Pemerintah RI Masih Sulit Ekspor Sarang Walet
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com