Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Harga Sawit Jeblok, Ketua Dewan Kotabaru Minta Disbunak Kalsel Cek Pabrik Nakal

- Apahabar.com     Jumat, 29 April 2022 - 19:12 WITA

Harga Sawit Jeblok, Ketua Dewan Kotabaru Minta Disbunak Kalsel Cek Pabrik Nakal

Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis (kanan) saat bertandang ke Disbunak Provinsi Kalsel. Foto : Istimewa.

apahabar.com, KOTABARU – Anjloknya harga tandan buah segar buah kelapa sawit di Kotabaru membuat kalangan petani sawit resah.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis, bersama dua wakilnya langsung bertandang ke Dinas Perkebunan, dan Peternakan (Disbunak) Provinsi Kalsel.

Di sana, Syairi meminta agar pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan dapat terjun ke lapangan mencarikan solusi untuk masyarakat atau petani kelapa sawit sesuai kewenangan yang dimiliki.

“Kami ke Dinas Perkebunan, dan Peternakan Provinsi kemarin merupakan desakan masyarakat imbas dari anjloknya buah sawit,” ujar Syairi, kepada apahabar.com, Jumat (29/4).

Syairi berujar hampir di seluruh wilayah Kotabaru harga buah segar kelapa sawit mengalami penurunan akibat larangan ekspor bahan baku minyak goreng oleh pemerintah.

“Setelah ada larangan itu, maka hampir di seluruh wilayah Kotabaru buah sawit ini anjlok, hingga membuat para petani mengeluh,” ujarnya.

Menurutnya, penurunan buah sawit dari harga Rp3.500 perkilo, menjadi Rp2.400, 2.100, bahkan ada yang sampai turun menjadi Rp1.900.

Penurunan harga buah kelapa sawit tersebut terjadi tidak mengacu dengan harga yang telah ditetapkan oleh Dinas Perkebunan, dan Peternakan Provinsi Kalsel.

Sementara sesuai dengan edaran sebelumnya, harga buah kepala sawit tetap harus mengacu para harga yang telah ditetapkan dinas provinsi masing-masing.

“Dengan adanya kondisi ini, kami mengharapkan Dinas Perkebunan dan Peternakan bisa terjun melakukan pengecekan ke pabrik kelapa sawit (PKS) yang diduga nakal, dan mempermainkan harga sawit,” katanya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

pores tanah bumbu

Hot Borneo

Kedapatan Sabu, Satresnarkoba Polres Tanbu Amankan Pria Asal Sungai Loban
Usai Tarawih, Api Amuk Permukiman Dekat Makam Datu Sanggul Tapin

Hot Borneo

Usai Tarawih, Api Amuk Permukiman Dekat Makam Datu Sanggul Tapin

Hot Borneo

Tabrak Lubang di Jalan Soebardjo Gambut, Satu Pengendara Tewas
Barito

Hot Borneo

Barito Putera Kontrak 4 Pemain Asing, Hasnuryadi: Nanti Diperkenalkan!
Alfamart Gambut

Hot Borneo

Dramatisnya Evakuasi Korban Terakhir Alfamart Gambut: Usai Ditemukan Turunlah Hujan!

Hot Borneo

Kebakaran di Kandangan HSS, Uang Rp30 Juta Jadi Abu
PDAM

Hot Borneo

Penyesuaian Tarif Air Bersih di HST, PDAM Patok Harga Baru hingga Denda
Ruko lantai dua di Banjarbaru terbakar

Hot Borneo

Ruko Dua Lantai di Banjarbaru Hangus Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp250 Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com