Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Healing Tidak Selalu dengan Liburan, Kenali Dulu Masalahnya

- Apahabar.com     Kamis, 14 April 2022 - 04:35 WITA

Healing Tidak Selalu dengan Liburan, Kenali Dulu Masalahnya

Ilustrasi healing. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Healing atau pemulihan dari kejenuhan, stres, atau capek psikis rupanya tidak selalu diwujudkan dengan liburan ke destinasi wisata.

“Cari dulu masalahnya apa, baru healing. Misalnya karena ada masalah dengan rekan kerja atau atasan maka healing dengan liburan atau ‘staycation’ jadi tidak cocok malah seperti melarikan diri,” ujar Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Galang Lufityanto, Kamis (14/4), seperti dilansir Antara.

Menurutnya, ada anggapan yang salah kaprah tentang konsep healing yang berkembang di masyarakat.

Konsep healing saat ini, kata dia, kebanyakan dimaknai dengan liburan atau staycation. Padahal healing adalah proses penyembuhan diri secara psikologis.

“Healing itu proses membuat psikologis kita jadi sehat lagi atau proses menyembuhkan, mengobati diri secara psikologis,” katanya.

Menurut dia liburan bisa menjadi pilihan healing apabila persoalan yang dihadapi terkait dengan padatnya pekerjaan sehingga tidak punya waktu untuk beristirahat sehingga healing dengan liburan atau staycation menjadi cara yang pas untuk mengurai kelelahan kerja.

Ia menegaskan ada berbagai cara untuk healing, namun tidak harus selalu dengan berlibur atau “staycation” di hotel mahal.

“Bisa dilakukan dengan membuat proyek-proyek kecil di rumah. Misalnya mengerjakan hobi seperti merancang, memasak, menjahit, dan lainnya,” kata dia.

Dengan melakukan aktivitas ringan yang bisa menghasilkan sesuatu dengan cepat, ujar Galang, bisa memunculkan perasaan lebih bahagia karena mampu mencapai tujuan.

Selain itu, dapat pula dengan “mindfulness”, yakni teknik melatih fokus untuk memahami diri sendiri dengan apa yang dirasakan dan dialami.

“‘Mindfulness’ ini adalah salah satu teknik healing yang cukup efektif. Contohnya bisa dengan relaksasi seperti meditasi maupun mengatur pernapasan,” demikian Lufityanto yang juga Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Psikologi UGM ini.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Relax

La Sabelle, Brand Lokal Banjarmasin yang Tampil di Paris Fashion Week 2022

Relax

Ibunda Han So Hee Terseret Kasus Penipuan hingga Rp1 Miliar, Agensi Buka Suara

Relax

Asyik, Tiket Konser Justin Bieber Show ke-2 Bisa Dibeli Mulai Sabtu Ini!

Relax

Kisah Kakek Viral: Pesan 8 Porsi Makanan untuk Pribadi
Desta

Relax

Trending di Twitter! Gofar Hilman Resmi Jadi Penyiar Prambors, Warganet Bandingkan dengan Desta

Relax

Kronologis Lengkap Kisah Layangan Putus Versi ASN yang Viral di Twitter!

Relax

Sederet Pengakuan Marshel Widianto soal Beli Video Dea OnlyFans

Relax

Simak! Tips Mengelola Uang THR dengan Bijak Jelang Lebaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com