Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Jangan Tunggu Pemerintah Pusat, Bang Dhin: Pembangunan Balai Rehab Narkoba Perlu Kebersamaan

- Apahabar.com     Senin, 11 April 2022 - 09:40 WITA

Jangan Tunggu Pemerintah Pusat, Bang Dhin: Pembangunan Balai Rehab Narkoba Perlu Kebersamaan

Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Syaripuddin menilai pembangunan balai rehabilitasi urgen dilakukan. Untuk itu, dia memandang perlu kebersamaan dalam proses pembangunan tersebut.

“Keberadaan balai rehabilitasi tersebut cukup urgen guna mengembalikan penyandang narkoba menjadi normal kembali yang merupakan bagian dari penyelamatan generasi bangsa,” katanya, dikutip dari Antara, Senin (11/4).

Jika hanya menunggu anggaran pemerintah pusat, dia memprediksi pembangunan akan berjalan lambat.

Kemudian dia memberi contoh proyek pembangunan Lapas Batulicin yang merupakan hasil patungan antara APBD Tanah Bumbu dengan pemerintah pusat.

“Pembangunan Lapas Batulicin itu mupanya menggunakan APBD Tanbu, kemudian ada kucuran dana dari pemerintah pusat untuk penyelesaian,” sebut dia.

Pemprov Kalsel sendiri sebenarnya sudah menghibahkan tiga hektare lahan untuk membangun balai rehabilitasi narkoba. Tapi Kepala BNN Kalsel, Brigjen Pol. Drs. Jackson Lapalonga dan Kepala Kanwil Kemenkum HAM Kalsel, Lilik Sukandi, mengaku belum punya anggaran.

“Jadi walau pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel sudah membantu menghibahkan tanah untuk pembangunan Balai Rehabilitasi Narkoba. Tetapi untuk pembangunan balai tersebut perlu pancingan oleh Pemprov setempat,” katanya.

Meski begitu dia tetap optimistis balai rehabilitasi narkoba di Kalsel dapat terbangun.

“Mungkin tidak perlu sekaligus, tapi bertahap menggunakan APBD Kalsel untuk pembangunan balai rehabilitasi narkoba tersebut. Hal itu perlu pemikiran mulai sekarang ubtuk tindak lanjutnya,” demikian Bang Dhin.

Sementara Kepala Kanwil Kemenkum HAM Kalsel, Lilik Sukandi, mengatakan ada kurang lebih 70 persen penghuni rumah tahanan di Kalsel yang terlibat kasus narkoba.

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

DPC PDI Perjuangan Tanah Laut

Hot Borneo

Momentum Kebangkitan Nasional, DPC PDI Perjuangan Tanah Laut Gelar Senam Sicita
Tabalong

Hot Borneo

Dipicu Hal Sepele, Pria Batola ‘Sodok’ 2 Pemuda Tabalong
Sekolah barabai

Hot Borneo

Nyaris Seratus Sekolah di HST Terancam Ditutup!
Alfamart Gambut

Hot Borneo

Kesaksian Warga Soal Ambruknya Alfamart di Gambut: Korban Sempat Berteriak Minta Tolong

Hot Borneo

Risdianto Haleng Mundur Sebagai Ketua Bakorwil KPK Tipikor Kalsel

Hot Borneo

Simpan 23 Paket Sabu, Warga Teweh Tengah Barut Ditangkap Polisi

Hot Borneo

Dikerjakan WBP Lapas Banjarmasin, Asteda Carwash Sanggup Bersaing
Penipuan Arisan Online

Hot Borneo

Arisan Bodong Mulai Menyeruak di Banjarbaru, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com