Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ehemm, H Sondani Jatuh Hati pada Pandangan Pertama

Jelang Aksi Esok, Spanduk Sindiran Merebak di UIN Antasari Banjarmasin

Menjelang aksi demonstrasi 14 April 2022, sejumlah spanduk bernada sindiran merebak di UIN Antasari Banjarmasin.
- Apahabar.com     Rabu, 13 April 2022 - 20:00 WITA

Jelang Aksi Esok, Spanduk Sindiran Merebak di UIN Antasari Banjarmasin

Salah satu spanduk bertuliskan “Perkuliahan Dipindahkan ke DPRD Kalsel” membentang di depan perpustakaan kampus. Foto-apahabar/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Menjelang aksi demonstrasi 14 April 2022, sejumlah spanduk bernada sindiran merebak di UIN Antasari Banjarmasin.

Berdasarkan pantauan media ini, Rabu (13/4), salah satu spanduk bertuliskan “Perkuliahan Dipindahkan ke DPRD Kalsel” membentang di depan perpustakaan kampus.

Tak bisa dipungkiri jika spanduk itu sebagai wujud ajakan kepada mahasiswa UIN Antasari untuk ikut aksi demonstrasi

Unjuk rasa yang digelar di Rumah Banjar itu menyoal berbagai macam permasalahan negeri ini.

Di antaranya kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) serta pajak pertambahan nilai (PPN) yang merangkak jadi 11 persen.

Termasuk menolak wacana penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode.

Aksi besok juga bakal menyinggung isu lingkungan di Bumi Lambung Mangkurat.

Sampai ini dapat dipastikan ada 230 mahasiswa UIN Antasari yang akan terlibat dalam aksi 14 April esok.

“Tidak menutup kemungkinan ini bakalan bertambah lagi,” ucap Koordinator Aksi dari UIN Antasari, Aken kepada apahabar.com, Rabu (13/4).

UIN Antasari

Menjelang aksi demonstrasi 14 April 2022, sejumlah spanduk bernada sindiran merebak di UIN Antasari Banjarmasin. Foto-apahabar/Riki

Aksi esok digawangi oleh Fraksi Rakyat Indonesia (FRI) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel.

Aken yang juga perwakilan FRI menegaskan aksi esok bukan hanya ajang ruang aspirasi bagi mahasiswa, namun juga masyarakat biasa.

“Tidak ada batasan dalam aksi, semua bebas berekspresi dan menyuarakan aspirasi atas apa yang sedang terjadi di negeri ini,” katanya.

Kondisi Indonesia saat ini dinilai sedang porak-poranda.

Hal tersebut terbukti bahwa hampir di seluruh daerah melakukan aksi dan tuntutan yang sama.

“Solusinya ada di tangan kawan-kawan mahasiswa dan rakyat untuk menjawabnya,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pengusaha Feri Kapuas

Hot Borneo

Jelang Idulfitri, Pengusaha Feri Kapuas Dibagikan Alat Bantu Keselamatan
Film Layar Banjar 2022

Hot Borneo

Film Layar Banjar 2022 Sukses Digelar, 41 Karya Anak Banua Berhasil Diputar
pertikaian tapin

Hot Borneo

Geger Bapak Pemenggal Lengan di Parigi Tapin Bebas, Cek Faktanya
Korban Penganiayaan WNA Korea Balikpapan

Hot Borneo

Satu Korban Penganiayaan WNA di Balikpapan Tetap Lanjutkan Laporan
Pasutri Kecelakaan Tunggal

Hot Borneo

Pasutri Tamunti Tabalong Kecelakaan Tunggal, Istri Meninggal di Tempat
Martapura Barat

Hot Borneo

Kronologis Pria Diduga Tenggelam di Martapura Barat, Punya Riwayat Strok
Rumah Mewah Kertak Hanyar

Hot Borneo

Sosok Pemilik Rumah Bak Istana di Kertak Hanyar Dikenal Dermawan
Briptu Hasbudi

Hot Borneo

PPATK Ungkap Aliran Dana Polisi Bos Tambang Emas Kalimantan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com