Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia

Kajian Rutin di Kiram Banjar, Paman Birin Hadirkan Buya Arrazi

Kajian rutin pertengahan bulan hijriah yang digelar Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Kiram Banjar, Jumat (15/4) malam, terasa istimewa.
- Apahabar.com     Sabtu, 16 April 2022 - 16:14 WITA

Kajian Rutin di Kiram Banjar, Paman Birin Hadirkan Buya Arrazi

Buya Arrazi dihadirkan Paman Birin mengisi tausiyah di Kiram, Kabupaten Banjar, Jumat (16/4) malam.

apahabar.com, BANJAR – Gelaran shalawatan rutin pertengahan bulan hijriah yang digelar Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor di Kiram, Kabupaten Banjar, Jumat (15/4) malam, terasa istimewa.

Shalawatan yang digelar di malam ke-14 bulan suci Ramadan itu kedatangan ustadz muda Arrazi Hasyim atau dikenal dengan Buya Arrazi.

Tausiyah dan kajian bertema Jalan Menuju Pulang 3 dan Hikmah Ramadan 1443 H. Paman Birin bersama ratusan jemaah yang memadati nampak khusyuk menyimak pesan-pesan agama dari Buya Arrazi.

Paman Birin dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Buya Arrazi, diharapkan dapat selalu memberikan pencerahan batin berupa ilmu pengetahuan agama.

“Kedatangan Buya Arrazi ini kita harapkan memberi manfaat bagi kita semua dan mendapat pencerahan dari tausiah yang disampaikan,” ujar Paman Birin.

Dalam kesempatan ini, Paman Birin membacakan puisi terkait Ashabul Kahfi. Para jemaah nampak dengan khusyuk menyimak puisi yang dibacakan Gubernur Kalsel ini.

Buya Arrazi dalam tusyiahnya menyampaikan terkait dengan jalan menuju pulang, sesuai dengan tema yang diangkat, yaitu jalan menuju pulang 3.

Untuk menuju jalan pulang, Buya Arrazi mengingatkan akan pentingnya pembersihan qalbu dari segala dosa.

“Jadi sebelum kita melaksanakan ibadah, sebelum kita menuntut ilmu, kita bersihkan dulu qalbu kita segala dosa,” ujarnya.

Buya Arrazi juga menyampaikan terkait hijab yang merupakan media untuk berkomunikasi dengan Allah. Hijab terbagi 2, yaitu hijab cahaya dan hijab kegelapan.

“Di setiap cahaya ada hijab kegelapan, dan di setiap kegelapan ada hijab cahaya,” tuturnya.

Buya Arrazi merupakan mubaligh dan ulama Indonesia, sekaligus pendiri/pengasuh Ribath Nouraniyah lembaga kajian turats, ilmu akidah, tasawuf dan amaliah zikir yang berpusat di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Belasan Pejabat Kalsel Resmi Dilantik, Dua dari Pemkab Banjar

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Dengar LKPj Paman Birin, Dewan Ingatkan Soal Orang Miskin Baru Pasca Covid-19
Banjir Kalteng

Pemprov Kalsel

Buka Posko Peduli Bencana Banjir Kalteng, Dinsos Kalsel: Makanan Prioritas
JIATTEX Expo 2021

Pemprov Kalsel

Keren! Dinas Pariwisata Kalsel Ikut Dalam JIATTEX Expo 2021 di Yogyakarta
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Resmikan Masjid SMAN 5 Banjarmasin, Nama Gubernur Kalsel Paman Birin Jadi Filosofis
apahabar.com

Pemprov Kalsel

10 Ribu Swab di Kalsel, Pemprov Antisipasi Pasien Membludak
Netralitas ASN

Pemprov Kalsel

Datangi Balai Kota, Pj Wali Kota Banjarmasin Singgung Netralitas ASN di PSU
Sekda Kalsel

Pemprov Kalsel

Sah, Sekda Kalsel Lantik 2 Dokter Pendidik Klinis Ahli Utama
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Kejar Target, Bapelkes Banjarbaru Curi Start Swab Masif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com