Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia

Kecoh Korban Ratusan Juta, Polisi Dalami Kasus Arisan Bodong Tanbu

Polisi terus mendalami kasus arisan bodong di Tanah Bumbu.Teranyar, polisi menyebutkan kerugian yang ditimbulkan pelaku YA (24).
- Apahabar.com     Kamis, 7 April 2022 - 16:55 WITA

Kecoh Korban Ratusan Juta, Polisi Dalami Kasus Arisan Bodong Tanbu

Tersangka YA. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Polisi terus mendalami kasus arisan bodong di Tanah Bumbu.

Teranyar, polisi menyebutkan kerugian yang ditimbulkan pelaku YA (24) sebesar ratusan juta.

“Pelaku sudah ditahan. Saat ini pemeriksaan belum selesai. Siapa tahu ada lagi korban lainnya,” ucap Kapolres Tanbu, AKBP Tri Hambodo melalui Kasi Humas, AKP H I Made Rasa, Kamis (7/4).

Made mengatakan akan menyampaikan perkembangannya apabila pemeriksaan telah selesai dilakukan.

“Kalau sudah selesai diperiksa berkasnya tinggal dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Nanti kita kabari perkembangannya,” katanya didampingi Kasat Reskrim AKP Wahyudi.

Ia menambahkan sejauh ini korban mengalami kerugian sebesar ratusan juta.

“Sementara laporan korban mengalami kerugian sekira Rp 153.500.000,” pungkasnya.

Sebelumnya, Unit Resmob Polres Tanbu bersama Reskrim Polsek Satui mengamankan wanita muda terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan modus arisan.

YA (24) diamankan polisi di Jalan Citra Wati, Gang Suka Damai II, Kecamatan Satui, Jumat (1/4) sekira pukul 00.15 Wita.

Diketahui YA merupakan warga RT 15 Desa Batulicin, Kecamatan Batulicin.

YA ditangkap karena diduga telah menipu dan menggelapkan uang korban dengan modus arisan.

YA juga merupakan target operasi (TO) dari polisi dalam Ops Kewilayahan Sikat Intan Tahun 2022.

AKP Made menjelaskan kejadian penipuan dan penggelapan berawal saat pelaku menawarkan arisan kepada korban, Sabtu 18 September 2021 lalu.

Kejadian itu lakukan di Jalan Raya Batulicin, Gang Karya Mandiri, RT 15 RW 03, Kecamatan Batulicin.

Pelaku menawarkan korban arisan melalui WhatsApp dengan iming-iming bayar Rp 10 juta dan mendapatkan Rp 20 juta dengan jangka pencairan satu bulan.

Korban pun tergiur dan mengikuti arisan yang ditawarkan oleh pelaku dan mengirimkan uang ke nomor rekening BRI pelaku.

Namun sampai pada waktu yang dijanjikan, uang arisan yang dijanjikan pelaku juga tidak semuanya dicairkan kepada peserta arisan.

“Kebanyakan uang arisan korban tidak dicairkan pelaku. Meski sebagian ada yang sudah,” terang Made.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kebakaran Samarinda

Hot Borneo

Pasar Segiri Samarinda Membara, Lapak-Lapak Terbakar
Harga Bahan Pokok Banjarmasin

Hot Borneo

Harga Bahan Pokok Melejit, Pelaku UMKM di Banjarmasin Menjerit
Jaksa Kotabaru

Hot Borneo

Jaksa Kotabaru Bekali Ilmu Hukum pada Siswa MAN 1

Hot Borneo

Melawan Buaya dengan Tangan Kosong, Pria di Bontang Selamat Dari Maut
Mardani Maming

Hot Borneo

Kurangi Polemik di Media, Pakar Komunikasi: Tokoh NU Jangan Sampai Menari di Atas Gendang Orang Lain
Nakes Banjarmasin

Hot Borneo

Curhat Nakes Banjarmasin: 3 Bulan Tak Gajian hingga Terlilit Utang
ayah cabul kotabaru

Hot Borneo

Bejat! Ayah di Kotabaru Tega Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 2 SD

Hot Borneo

Diguyur Hujan Berhari-hari, Proyek Perbaikan Jalan Gubernur Syarkawi Berpacu dengan Cuaca
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com