Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Kembali Bahas Jembatan Tabukan-Dadahup, Begini Kesepakatan Kapuas dan Barito Kuala

- Apahabar.com     Kamis, 14 April 2022 - 21:17 WITA

Kembali Bahas Jembatan Tabukan-Dadahup, Begini Kesepakatan Kapuas dan Barito Kuala

Sekda Kapuas, Septedy, dan Sekda Batola, Zulkipli Yadi Noor, menunjukan berita acara kesepakatan rapat finalisasi pembahasan rencana pembangunan Jembatan Tabukan-Dadahup. Foto: apahabar.com/Irfansyah

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Terdapat tiga kesimpulan dalam rapat finalisasi pembahasan rencana pembangunan Jembatan Tabukan-Dadahup antara Kapuas dan Barito Kuala.

Rapat finalisasi berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kapuas yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Septedy, serta Sekda Batola, Zulkipli Yadi Noor, Kamis (14/4).

Diputuskan bahwa lokasi pembangunan Jembatan Tabukan-Dadahup yang akan menghubungkan Kalimantan Selatan dan Tengah ini, tetap mengacu hasil rapat awal, Rabu (16/3).

Sebelumnya kedua belah pihak menyepakati titik pembangunan jembatan berada di Desa Pantang Baru Kecamatan Tabukan dan Desa Muara Dadahup di Kecamatan Kapuas Murung.

Kemudian sembari menunggu realisasi pembangunan jembatan, akan dibuat dermaga penyeberangan permanen di Muara Dadahup-Pantang Baru.

Baca juga: Titik Sudah Ditentukan, Batola dan Kapuas Kebut Rencana Jembatan Tabukan-Dadahup

Baca juga: Hubungkan Kalsel dan Kalteng, Jembatan Tabukan-Dadahup Lampaui Ongkos Pembangunan Jembatan Alalak

Dermaga ini berjarak 1,5 kilometer dari titik jembatan di Desa Pantang Baru. Sedangkan di Desa Muara Dadahup, dermaga berjarak 2,4 kilometer dari lokasi jembatan.

Selanjutnya bakal dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Kapuas dan Batola, Kamis (21/4) di Kantor Perwakilan Pemprov Kalsel di Jakarta.

“Melalui kesepakatan ini, kami berharap arus lalu lintas barang dan orang antara dua provinsi akan semakin cepat,” sahut Septedy.

“Lebih jauh lagi, hubungan antara Batola dengan Kapuas akan semakin meningkat. Efeknya sudah tentu akan ikut meningkatkan perekonomian di kedua kabupaten,” imbuhnya.

Di sisi lain, pembuatan dermaga yang menjadi langkah awal pembangunan Jembatan Tabukan-Dadahup, juga diyakini berimbas positif kepada Food Estate di Kapuas.

“Kesepakatan ini terkait dengan konektivitas yang juga merupakan salah satu program prioritas dari Presiden Joko Widodo,” papar Zuklipli Yadi Noor.

“Konektivitas antar provinsi dan antar kabupaten ini akan berujung peningkatan perekonomian masyarakat di kedua wilayah,” tandasnya. (Irfansyah)

Sebelum dibangun jembatan, warga kedua provinsi menggunakan feri kelotok untuk menuju Dadahup ke Tabukan dan sebaliknya.

Lokasi dermaga feri di Tabukan berjarak sekitar 30 kilometer dari Marabahan. Sedangkan dermaga feri di Dadahup Muara, berjarak sekitar 28 kilometer dari Bundaran Besar Kapuas.

Namun hanya sepeda motor yang dapat diseberangkan, mengingat kapasitas fery dan kondisi jalan di Muara Dadahup. Adapun tarif yang dikenakan kepada setiap sepeda motor sebesar Rp5.000.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Meninggal Kala Salat

Hot Borneo

Innalillahi… Warga Kalsel Meninggal Kala Sujud Salat Sunah Isya di Masjid
Tabalong

Hot Borneo

SAH! Ratusan Guru di Tabalong Resmi Berstatus PPPK
Kebiri Kimia

Hot Borneo

Huh! Sulitnya Jaksa Eksekusi Kebiri Kimia 3 Terpidana di Banjarmasin

Hot Borneo

Sempat Dimediasi, Kasus Istri ‘Indehoy’ di Tabalong Berlanjut
Vaksin di Kalsel kedaluarsa

Hot Borneo

Puluhan Ribu Dosis Vaksin Astrazaneca di Kalsel Kedaluwarsa, Vaksin Senilai Rp4,9 M Itu Terbuang Sia-sia
apahabar.com

Hot Borneo

Termasuk Paman Birin, 5 Gubernur Bakal Ikut Kemah Bareng Jokowi di IKN Nusantara
Sabu

Hot Borneo

Nasib! Pemuda Barut Ditangkap Polisi Usai Buang Sabu ke Bawah Jembatan

Hot Borneo

Akui Tak Mudah Bangun IKN Nusantara, Jokowi: Butuh Waktu 15-20 Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com