Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Kisah Pilu Suami Korban Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran Maut di Samarinda

Peristiwa kebakaran maut yang terjadi di Samarinda, Minggu (17/4), menyimpan luka mendalam bagi Amirullah.
- Apahabar.com     Senin, 18 April 2022 - 00:59 WITA

Kisah Pilu Suami Korban Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran Maut di Samarinda

Peristiwa kebakaran maut yang terjadi di Samarinda, Minggu (17/4), menyimpan luka mendalam bagi Amirullah. Foto-Istimewa

apahabar.com, SAMARINDA – Peristiwa kebakaran maut yang terjadi di Samarinda, Minggu (17/4), menyimpan luka mendalam bagi Amirullah.

Bagaimana tidak, satu keluarganya menjadi korban kebakaran.

Amirullah sendiri tidak menyangka kejadian ini menimpa dirinya.

Sebab ia baru saja meninggalkan rumah untuk berjualan di pasar.

Namun setelah sahur, mobil pikap yang dikemudikan mekanik perusahaan berinisial M hilang kendali dan menabrak rumah serta toko Amirullah.

Dari sinilah akar pangkal terjadinya kebakaran.

Mobil bernopol KT 8502 NN itu rupanya menabrak bensin eceran.

Sehingga memicu kebakaran hebat yang langsung menghanguskan ruko berlantai dua.

“Saya lagi di pasar, lagi jualan. Saya keluar dari rumah pukul 04.00 wita. Saya kaget dapat informasi dari korban (istri) yang nelpon katanya di rumah kebakaran,” ucap Amirullah dengan wajah lesu, Minggu (17/4) malam.

Kebakaran Samarinda

Salah seorang mekanik perusahaan berinisial M saat diamankan polisi. Foto-Istimewa.

Setelah menerima telepon, tanpa basa-basi ia bergegas kembali ke rumah.

Namun sayang, api sudah berkobar hebat dan membakar seluruh ruko miliknya.

Amirullah hanya bisa pasrah dan menunggu petugas memadamkan api.

Rupanya telepon yang berbunyi adalah terakhir kalinya ia mendengar suara dari korban.

“Saya nggak bisa apa-apa setelah sampai, soalnya rumah sudah penuh dengan api,” tuturnya.

Dari delapan orang keluarganya yang berada di dalam rumah, hanya satu orang anaknya bernama Aqila (9) dikabarkan selamat.

Saat ini kondisinya masih kritis di Rumah Sakit AW Syahrani.

“Saya cuma minta doanya buat semuanya agar anak saya yang masih kritis bisa diberi kesembuhan,” pintanya.

Seluruh korban rencananya akan dimakamkan di Sulawesi Selatan.

Tepatnya di Sengkang, Kecamatan Tempe Wajo, Desa Timoro yang merupakan kampung istri Amirullah.

“Dari pihak keluarga minta dipulangkan aja ke kampung, dan ini inisiatif saya sendiri karena ada keponakan saya juga yang jadi korban,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Cuaca Kalsel Hari Ini

Hot Borneo

Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Pagi Cerah Berawan-Malam Hujan
Penganiayaan Tanbu

Hot Borneo

Pelaku Aniaya Korban Pakai Palu dan Betel di Tanbu Diringkus Polisi
Kecelakaan Balikpapan

Hot Borneo

Senggol Truk, Pengendara di Balikpapan Tewas Terlindas Ban
JAD Banjarmasin

Hot Borneo

Alasan Mengapa Polisi Jadi Target Serangan JAD di Banjarmasin
Hama Tungro Kapuas

Hot Borneo

Serangan Hama Tungro Meluas, Begini Upaya Distan Kapuas
TPID Tabalong

Hot Borneo

Pastikan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok, TPID Tabalong Sidak Pasar Tanjung

Hot Borneo

Semua Puskesmas di Banjarmasin Siap Melayani Selama Cuti Bersama Lebaran

Hot Borneo

Asyik Tunggu Pembeli, Pengedar Sabu di Perumahan HST Diciduk John Lee Cs
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com