Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Komentar Pertamina! Pertalite Mulai Kosong di Sejumlah SPBU

Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dikabarkan tengah mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 90.
- Apahabar.com     Minggu, 3 April 2022 - 10:48 WITA

Komentar Pertamina! Pertalite Mulai Kosong di Sejumlah SPBU

Warga Kalsel siap hijrah dari Pertamax ke Pertalite. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dikabarkan tengah mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 90 atau Pertalite.

Hal itu imbas dari melejitnya permintaan Pertalite akibat dampak dari naiknya harga BBP Pertamax atau RON 92.

Sementara itu, isu mengenai kelangkaan Pertalite dibantah oleh manajemen PT Pertamina (Persero) selaku badan usaha yang menjual bensin jenis Pertalite itu.

Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menyatakan jika stok Pertalite di SPBU aman.

Pertamina juga telah memasok kembali mobil tangki berisi Pertalite ke sejumlah SPBU.

“Harapannya, segera terurai. Saya enggak mengerti juga, kenapa di BSD-Bintaro tiba-tiba konsumsinya tinggi, tapi kita enggak ada pembatasan ya. Artinya, berapa pun yang diminta kita akan guyur ini,” ujar Irto dilansir CNBC Indonesia, Jumat (1/4).

“Itu kan hanya 1-2 SPBU, dan tadi jam 10-an dicek sudah diisi. Jadi tidak ada yang langka (Pertalite) kita tetap pasok sesuai dengan kebutuhan,” tambah Irto.

Menurutnya kenaikan harga Pertamax memang membuat ada pengguna yang berpindah menggunakan Pertalite.

Namun dia menuturkan pemakaian Pertamax bukan hanya karena harga namun juga kebutuhan mesin yang digunakan.

“Potensi perpindahan itu mungkin ada, namun konsumen Pertamax itu tidak hanya karena harga, tapi konsumen ini umumnya mereka yang tahu akan kebutuhan mesin kendaraan mereka,” kata Irto.

Hal serupa juga dikatakan Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Saleh Abdurrahman.

Stok Pertalite tidak akan sampai langka bahkan hingga habis terkait dengan kenaikan harga Pertamax.

“Mestinya tidak. Bukan seperti solar yang bisa ke industri makanya banyak penyalahgunaan,” kata Saleh.

Data Pertamina per 27 Maret 2022, stok Pertalite secara nasional 1,16 juta kilo liter (kl) atau bisa bertahan hingga 15,7 hari ke depan.

Stok tersebut adalah akumulasi stok pada Terminal BBM, kilang dan instransit kapal.

Sebagai informasi beberapa hari lalu telah diumumkan kenaikan harga Pertamax. Saat ini harganya menjadi Rp 12.500-Rp 13.000 per liter naik yang sebelumnya dari Rp 9.000-Rp 9.400 per liter.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tersetrum

News

Perbaiki Parabola di Atap Rumah, Tragis! Pasutri Asal Paringin Mati Tersetrum
JMSI

News

Silaturahmi ke Wali Kota Banjarmasin, Milhan Jelaskan Eksistensi Legal JMSI
Harga Emas

News

Harga Emas Hari Ini Naik, Rp973 per Gram
Ilustrasi mudik. Foto-Istimewa

News

Puncak Arus Balik 7-8 Mei, Catat Pesan Menhub

News

Sertu Eka dan Istri Dibunuh OTK di Papua, Jari Anaknya Putus
Sikapi Pengeroyokan Ade Armando, Warganet Masih Terbelah. Foto-Istimewa

News

Sikapi Pengeroyokan Ade Armando, Warganet Masih Terbelah
Ular

News

Bikin Panik! King Kobra Muncul Depan Kantor PDAM Balikpapan  

News

Ketum HIPMI Bantu Bangsa Bangkitkan Ekonomi Indonesia, Tokoh NTT: Jangan Bunuh Karakternya!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com