Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Komunitas Perempuan Penganyam Purun di Kapuas Dilatih Branding dan Kreasi

- Apahabar.com     Senin, 4 April 2022 - 21:25 WITA

Komunitas Perempuan Penganyam Purun di Kapuas Dilatih Branding dan Kreasi

Komunitas perempuan penganyam purun Desa Teluk Palinget, Kabupaten Kapuas, Kalteng diberikan pelatihan branding dan kreasi anyaman purun. Foto-Istimewa

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Komunitas perempuan penganyam purun Desa Teluk Palinget, Kabupaten Kapuas, Kalteng baru-baru ini diberikan pelatihan branding dan kreasi anyaman purun.

Pelatihan itu sendiri diprakarsai oleh PT Asmin Bara Baronang melalui rumah pintar taman Askari Kuala Kapuas bekerjasama dengan TP-PPK Kapuas dan Pemkab setempat.

Kepala Bidang Industri Dinas Dagperinkop Kapuas Ferdinan Junarko mengatakan, tujuan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan SDM pengrajin purun untuk terus dapat berkreasi menciptakan produk yang diminati pasar.

“Besar harapan kita produk yang dihasilkan bisa menjadi salah satu produk unggulan daerah yang terus dikembangkan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya kaum perempuan,” katanya di Kuala Kapuas, Senin (4/4).

Ferdinan bilang pihaknya dari Dinas Dagperinkop UKM Kapuas sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan melalui program pembinaan kriya bagi pelaku industri kecil kerajinan purun dari sentra purun Desa Teluk Palinget Kecamatan Pulau Petak tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi sekali pelatihan ini karena merupakan salah satu upaya membina pengrajin dalam pemulihan ekonomi di Kabupaten Kapuas,” ucapnya.

Ferdinan berujar melalui kegiatan ini peserta yang merupakan pengrajin industri kecil kerajinan purun diberikan pelatihan branding bagaimana membuat dan memberikan merek pada produk yang dihasilkan.

Selain itu juga peserta dilatih mengkreasi produk anyaman purun tersebut menjadi lebih baik sesuai permintaan pasar.

“Sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomis produk tersebut dan memiliki nilai tambah bagi pengrajin,” pungkas Ferdinan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ahmad bagalung

Hot Borneo

Hasil Mediasi di Mapolres Balangan, Ahmad Bagalung Disebut Akui Dirinya Bukan Habib
Polisi Barabai

Hot Borneo

TOK! Polisi Barabai Bripda MZA Divonis Bersalah
PDAM Bandarmasih

Hot Borneo

Pipa PDAM Bandarmasih Bocor Lagi, 3 Kecamatan Terimbas Mati Total!

Hot Borneo

Hepatitis Akut Diduga Masuk ke Kaltim, Seorang Bocah Meninggal Dunia
Vaksinasi Banjarmasin

Hot Borneo

Sssttt.. Ada Perintah Sulap Data Vaksinasi Corona di Banjarmasin
Laka Maut di Tala

Hot Borneo

Laka Maut Mobil Box vs NMax Tewaskan Tiga Orang di Tala, Simak Kronologisnya
Duel Berdarah Parigi

Hot Borneo

Terungkap! Kronologis Duel Berdarah di Parigi Tapin hingga Putuskan Lengan Pemuda Banua Padang
Hacker Amuntai

Hot Borneo

Hacker Amuntai Penjual Alat Peretas Lintas Negara Dikenal Berprestasi Saat di Sekolah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com