Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir

Kuota Berkurang Sekitar 50 Persen, Calon Jemaah Haji Kalsel Tetap Berangkat dari Emberkasi Banjarmasin

- Apahabar.com     Jumat, 29 April 2022 - 08:39 WITA

Kuota Berkurang Sekitar 50 Persen, Calon Jemaah Haji Kalsel Tetap Berangkat dari Emberkasi Banjarmasin

Ilustrasi, calon jemaah haji Kalsel berangkat dari emberkasi Banjarmasin. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Kuota haji Kalsel 2022 berkurang sekitar 50 persen dari kuota haji sebelum pandemi Covid-19, semula 3.818 orang menjadi 1.743 orang. Meski demikian, keberangkatan calon jemaah Kalsel tetap dari Emberkasi Banjarmasin.

“Tetap dari embarkasi Banjarmasin langsung ke Arab Saudi,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan Muhammad Thambrin, dilansir Irham.Id, Jumat (29/4).

Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan jemaah haji dari Kalsel dan Kalimantan Tengah. Embarkasi ini termasuk satu dari 13 embarkasi di Indonesia yang memberangkatkan jamaah haji langsung ke Tanah Suci Makkah dan Madinah.

Selama dua tahun pandemi, keberangkatan haji sempat ditiadakan karena penularan Covid-19 yang tinggi. Seiring mulai melandainya penularan Covid-19, pada tahun ini Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kembali membuka kedatangan jamaah haji dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia.

Sebagaimana yang diungkapkan Thambrin sebelumnya, kuota haji nasional 2022 sebanyak 100.051 orang. Dengan perincian, sebanyak 92.825 orang untuk haji reguler dan 114 orang pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

“Sisanya sebanyak 465 orang untuk kuota Petugas Haji Daerah (PHD),” ujarnya.

Sedangkan untuk kuota haji Kalsel 2022, sebanyak 1.743 orang; 1.732 orang haji reguler, satu orang Pembimbing KBIHU dan sebanyak 10 Petugas Haji Daerah (PHD). “Kuota jemaah haji reguler tersebut dialokasikan sesuai dengan alokasi kuota haji provinsi atau kabupaten/kota tahun 1443 H/2022 M,” ujarnya.

Untuk jemaah yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2022 dan berusia paling tinggi 65 tahun per tanggal 8 Juli 2022 sesuai dengan urutan nomor porsi.

Selanjutnya, bagi jamaah haji yang telah melunasi Bipih 2020, namun tidak termasuk dalam alokasi kuota atau menunda keberangkatan tahun ini, maka diprioritaskan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 2023 sepanjang kuota haji tersedia.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

NU Kalsel Imbau Warga Nahdliyyin Rayakan Malam Nishfu Sya’ban di Rumah
apahabar.com

Religi

Haul Guru Sekumpul ke-15, Jokowi dan Kiai Ma`ruf Belum Pasti Hadir
apahabar

Religi

Haul Abah Guru Sekumpul, Ini Gebrakan Kominfo Banjar
apahabar.com

Religi

Mengapa Pemakaman Disertai dengan Azan, Begini Alasannya
apahabar.com

Religi

Bulan Maulid Tiba, Simak 5 Poin yang Harus Ditaati Warga Tabalong untuk Merayakannya
LDII

Religi

Ketum LDII Kunjungi MUI Kalsel, Bahas Kesejahteraan Umat Islam
apahabar.com

Religi

Ini Keutamaan Puasa Asyura 10 Muharram
apahabar.com

Religi

Innalillah, Kiai NU Wafat Tak Lama Usai Tuntun Istri Baca Syahadat Sakratulmaut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com