Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir

M Kece Divonis 10 Tahun Penjara

- Apahabar.com     Rabu, 6 April 2022 - 21:07 WITA

M Kece Divonis 10 Tahun Penjara

Muhammad Kece divonis 1o tahun penjara. Foto-Net.

apahabar.com, JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Ciamis memvonis terdakwa kasus penistaan agama, M Kece, 10 tahun penjara pada Rabu (6/4).

Ketua Majelis Hakim, Vivi Purnamawati, mengatakan, terdakwa M Kece telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyiarkan berita atau pemeberitaan bohong dan dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangam rakyat. Kareja itu, kasus itu harus dipandang sebagai suatu perbuatan yang diteruskan sebagai mana dakwaan penuntut umum.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun, dikurangi masa selama penangkapan dma penanganan,” kata Ketua Majelis Hakim, saat membacakan vonis dalam ruang sidang, dilansir Republika.

Vonis 10 tahun penjara yang diberikan hakim itu sesuai dengan tuntutan yang diinginkan jaksa penuntut umum (JPU). Sebelumnya, JPU menuntut majelis hakim memutuskan terdakwa M Kece terbukti bersalah menyebarkan berita bohong, yang dengan sengaja menimbulkan keonaran di manyarakat. Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Dalam memberikan vonis, majelis hakim juga tak memberikan keringanan hukuman kepada M Kece. Vivi menilai, tak ada hal yang dapat meringankan hukuman terdakwa. Fakta bahwa terdakwa belum pernah menerima hukuman dinilai tak sebanding dengan perbuatan yang dilakukan terdakwa.

Ketua Majelis Hakim mengatakan, terdakwa telah melakukan perbuatan secara berulang-ulang menodai agama Islam. Terdakwa juga berniat membagikan ajaran doa yang menyimpang.

Menurut dia, perbuatan terdakwa tak hanya menyakiti umat Islam di Indonesia, tapi juga di dunia. Mengingat konten YouTube yang dibuat terdakwa bisa diakses cepat dari mana saja.

“Majelis hakim berpendapat, derajatnya bisa disamakan dengan orang yang pernah dihukum,” kata dia.

Selain itu, sikap sopan M Kece juga tak dianggap sebagai suatu yang meringankan hukuman di mata majelis hakim. Menurut majelis hakim, perbuatan sopan terdakwa masih tak sesuai dengan dampak perbuatan yang dilakukan.

Setelah membacakan vonis, majelis hakim menanyakan tanggapan terdakwa dan JPU. Pihak terdakwa dan JPU masih akan memikirkan tindakan yang akan dilakukan setelah ini.

“Masih pikir-pikir dulu,” kata terdakwa M Kece saat ditanya majelis hakim.

Majelis hakim kemudian menutup sidang tersebut. Terdakwa M Kece langsung dibawa ke Lapas Ciamis menggunakan kendaraan polisi. Saat keluar PN Ciamis, kendaraan yang mengangkut disoraki oleh massa yang melakukan aksi.

Kuasa hukum M Kece, Martin Lukas Simanjuntak, menilai, keputusaan majelis hakim sangat mengecewakan. Menurut dia, mustahil tak ada hal yang dapat meringankan kliennya di mata hukum.

Ia mengatakan, fakta bahwa terdakwa tidak pernah dihukum tidak dijadikan majelis hakim sebagai faktor yang dapat meringankan. Padahal, dalam perkara lain, terdakwa yang tak pernah dihukum pasti akan diringankan hukumannya.

“Namun majelis hakim perpendapat lain di PN Ciamis. Itu mengecewakan kami,” kata dia.

Selain itu, ia menilai, M Kece selalu bertindak sopan selama menjalani persidangan di PN Ciamis. Namun, itu juga tidak dianggap majelis hakim sebagai suatu yang meringankan hukuman.

“Itu tidak dianggap menjadi sebuah hal yang meringankan karena klien kami dinilai berpotensi mengakibatkan disintregasi bangsa. Ini sangat tidak adil,” kata dia.

Martin mengatakan, pihaknya masih akan mendiskusikan upaya yang akan dilakukan ke depan. Pihaknya diberi waktu tujuh hari untuk menentukan sikap.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

mafia minyak goreng

News

Mafia Minyak Goreng Belum Ditemukan, Polri Sebut Pedagang Dadakan Jadi Pemicu Kelangkaan
THM Balikpapan

News

Hari Raya Nyepi, THM di Balikpapan Bakal Sepi 2 Hari
Prof Ova Emilia

News

Sah! Ova Emelia Terpilih Jadi Rektor UGM Periode 2022-2027

News

UPDATE Kondisi Korban Alfamart Gambut di RS Sultan Agung
Sabu Tabalong

News

Bolak-balik Kendarai Motor, Warga Kelua Ditangkap Polisi di Muara Harus
IndiHome

News

Suara Netizen: Malming, Indihome Lemot!

News

Jelang Partai Penentu di Liga 1, CEO Barito Putera Ingatkan Lagi Petuah Pendiri Klub
Tudung Lentera

News

Unik, Hotel di Jepang Sajikan Sensasi Makan Berlindung di Tudung Lentera
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com