Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ehemm, H Sondani Jatuh Hati pada Pandangan Pertama

Menengok Dapur Pembuat Kue Ipau di Banjarmasin

Teksturnya lembut dan di dalamnya terdapat beragam sayuran dan daging, membuat siapa saja pasti tergoda untuk mencoba.
- Apahabar.com     Selasa, 12 April 2022 - 17:00 WITA

Menengok Dapur Pembuat Kue Ipau di Banjarmasin

Pembuat kue ipau di Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Kue Ipau selalu menjadi primadona setiap momentum bulan puasa.

Kudapan khas Banjar yang sangat mirip dengan lasagna ini biasa disajikan dengan dua cara; bisa digulung atau berlapis.

Teksturnya lembut dan di dalamnya terdapat beragam sayuran dan daging, membuat siapa saja pasti tergoda untuk mencoba.

Di Banjarmasin, ada salah satu produsen Kue Ipau terkenal, yakni Duo Pemuda. Lokasinya berada di Jalan Sultan Adam, Komplek Perkasa Indah, Kelurahan Surgi Mufti, Banjarmasin Utara.

apahabar.com berkesempatan melihat langsung dapur pembuatan kudapan bernuansa Timur Tengah satu ini.

Jika dilihat sepintas, produksi kue ipau boleh dibilang lumayan ribet. Perlu sikap telaten dan ketekunan selama proses pembuatan.

Namun, bagi Emma yang sudah fasih, proses pembuatan Ipau sendiri tergolong cukup mudah dan tidak membutuhkan waktu lama.

Kendati begitu, kesulitan bukan berarti tidak dirasakan Emma. Menurutnya, yang cukup sulit ada pada proses pembuatan santannya.

Ya, soalnya mesti diaduk lama, agar kekentalan bisa didapatkan karena berpengaruh pada cita rasa dan teksturnya.

“Kemudian, ketika meletakkan lapisan lapisannya Ipau itu, kan mesti harus diguyur santan juga. Itu yang mungkin sedikit repot,” tuturnya.

Saat Ramadan, kue ipau memang hampir mudah dijumpai. Baik di pinggir-pinggir jalan raya maupun pasar tradisional.

Emma sendiri sudah menekuni pembuatan kue ipau sejak 8 tahun silam. Ketelatenan itu sudah turun temurun dipelajarinya.

“Memang kue ipau ini aslinya olah rasa dari warga keturunan Arab,” ujarnya.

Sebelum populer ternyata Ipau mulanya hanya merupakan makanan yang disuguhkan pada acara keluarga saja. Tepatnya bagi warga keturunan Arab di Banjarmasin tempo dulu.

Emma sendiri meyakini ipau dulunya hanya dibuat oleh warga keturunan Arab dan hanya ada di bulan Ramadan. Konon, penamaan Ipau sendiri berasal dari si pembuat pertama yakni Fauziah.

Namun, seiring berjalannya waktu, Ipau pun kini dihadirkan di warung-warung kue. Khususnya, saat bulan Ramadan. Yang pasti, selalu dibuat oleh warga keturunan Arab.

Ramadan Hari Ketiga di Banjarmasin, Kue Ipau Masih Paling Menggoda

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tabalong

Hot Borneo

Dipicu Hal Sepele, Pria Batola ‘Sodok’ 2 Pemuda Tabalong
Makam Sultan Suriansyah

Hot Borneo

Apa Kabar Gugatan Pemindahan Ibu Kota Kalsel 17 April?

Hot Borneo

Komunitas Pemuda Peduli Lingkungan Kalsel Resmi Deklarasi di Banjarbaru
bem sekalsel

Hot Borneo

Tidak di 11 April, BEM se-Kalsel Beri Sinyal Turun Aksi Tolak Penundaan Pemilu
Cuaca

Hot Borneo

Hujan Ringan Siang-Malam, Simak Prakiraan Cuaca Kalsel Hari Ini
BLT Minyak Goreng Kalsel

Hot Borneo

Dugaan Kartel Minyak Goreng, KPPU Balikpapan Panggil 9 Saksi

Hot Borneo

H-7 Lebaran, Ribuan Penumpang Mulai Padati Bandara Syamsudin Noor 
DPRD Kalsel

Hot Borneo

Wakil Rakyat Dorong Pemerintah Daerah Rangkul Petani Tapin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com